Rakor Bansos Pangan, Sekda Asahan Sampaikan 6 T 

Rapat koordinasi bansos pangan di kantor Dinas Sosial Asahan dipimpin Sekda Taufik ZA Siregar.

Asahan, Lintangnews.com | Menindak lanjuti surat Menteri Sosial Nomor 01/ MS / 07 /2019 tentang Perum Bulog sebagai penyedia komoditas bantuan pangaan non tunai, Pemkab Asahan gelar rapat koordinasi (rakor) bantuan sosial (bansos) pangan di kantor Dinas Sosial (Dinsos), Rabu (4/9/2019).

Kepala Dinas Sosial, M Rais mengatakan, ada beberapa hal yang telah disepakati dalam rakor bansos diantaranya, beras yang ditawarkan kepada e-warung agen BRILink adalah beras kwalitas premium, dengan harga saat ini Rp 10.1000 per 10 kilogramnya.

“Ada 7 poin penting yang telah disepakate selain beras kwalitas premium. Juga disepakati beras harus sudah sampai di tempat e-warung agen BRILink paling lambat tanggal 9 setiap bulan, sehingga masyarakat bisa menerima tepat waktu,” ujar Rais.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Asahan, Taufik ZA Siregar mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati, Surya meminta agar dalam penyediaan beras dan penyaluraanya Perum Bulog dan warung agen BRILink melaksanakan prinsip 6 T.

“Kita berharap prinsip 6 T ini terlaksanakan yaitu, tepat sasaran, waktu, harga, jumlah, kwalitas dan tepat admistrasi,” ungkap Sekda. (Heru)