Siantar, Lintangnews.com | Dalam pengusulan penyusunan struktural komposisi dan personalia Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI-Perjuangan harus didasarkan kepada pertimbangan sanggup melaksanakan tugas sebagai ujung tombak partai dalam pemenangan Pemilu dan Pilkada.
Selain itu, diharapkan pengurus PAC PDI-Perjuangan sanggup membela dan memperjuangkan hak rakyat, serta menggalang massa dalam rangka memperluas basis pemilih.
Lalu mampu mematuhi dan melaksanakan konstitusi dalam peraturan-peraturan partai kebijakan dan program-program partai serta perintah partai. Kemudian, memiliki loyalitas integritas dedikasi dan militansi dalam berpartai.
Hal itu kriteria Calon Ketua PAC PDI-Perjuangan yang disampaikan Koordinator PDI-Perjuangan Siantar Martoba, Ferry SP Sinamo pada rapat diperluas Kecamatan Siantar Martoba, Minggu (21/6/2020). Kegiatan berlangsung di Center Ferry Sinamo.
Menurut Ferry, kriteria itu merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) ke V, sehingga harus dilaksanakan demi kemajuan PDI-Perjuangan kedepan. Sementara tujuan rapat diperluas lebih menekankan penguatan struktural organisasi PAC PDI-Perjuangan Siantar Martoba periode 2019-2024. Sehingga, dapat menjadi suatu kekuatan untuk merebut posisi di tingkat eksekutif dan legislatif.
“Penguatan struktural internal partai jelas menjadi prioritas dan memang wajib diperkuat, sehingga mampu menjangkau sampai ke tingkat akar rumput. Selanjutnya, untuk merebut posisi strategis di eksekutif atau pemerintahan tentu lebih mudah,” tutur Ferry.
Sementara untuk merebut posisi di legislatif, sebut Wakil Ketua Komisi II DPRD Siantar ini, PDI-Perjuangan dikatakan berhasil menjadi partai pemenang. Bahkan, khusus di Siantar mendominasi dengan meraih 8 kursi. “Dalam pengusulan pengurusan PAC PDI-Perjuangan Siantar Martoba tak perlu sikut-sikutan,” ucapnya.
Diketahui setelah Pengurus Ranting tingkat Kelurahan masuk melalui rapat diperluas, maka disampaikan kepada DPC. Selanjutnya diteruskan ke DPD Provinsi untuk kemudian ditetapkan siapa Ketua, Sekretaris dan Bendahara yang selanjutnya menjadi formateur menyusun kepengurusan PAC PDI-Perjuangan Siantar Martoba periode 2019-2024.
Sementara itu, Rudel Sipayung perwakilan dari DPC PDI-Perjuangan Siantar memaparkan tentang perjalanan sejarah PDI-Perjuangan mulai tahun 1966 yang penuh dengan dinamika. Termasuk adanya peralihan dari PDI menjadi PDI-Perjuangan yang dipimpin Megawati Soekarno Putri.
Kegiatan itu dihadiri Ketua PAC PDI-Perjuangan Siantar Martoba periode 2014-2019, Simon Lingga, Sekretaris, Harapan Silalahi dan Bendahara, Riahta Setiawan. Kemudian, Pengurus Ranting Pondok Sayur, Tanjung Pinggir, Naga Pita, Naga Pitu, Sumber Jaya, Tambun Nabolon dan Tanjung Tongah.
Dalam tahap pengusulan nama calon ketua pada periode 5 tahun mendatang, ada muncul 13 nama. Tetapi yang bersedia hanya 10 orang. Masing-masing yakni, Agustinus Silalahi, Besli Napitupulu, Boy Ranap Hutabarat, Evil Ekskol Simanjuntak, Harapan Silalahi, Kamriot Marbun, Manumpak Sihombing, Ridho Marbun, Riahta Setiawan dan Simon Lingga. (Elisbet)


