Ratusan Warga Lima Puluh Pesisir Ikuti Dzikir dan Doa Bersama

Suasana kegiatan dzikir dan doa bersama yang berlangsung di Masjid Nurul Huda Desa Titi Merah.

Batubara, Lintangnews.com | Memasuki tahun politik, Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) Kabupaten Batubara dan GP Ansor setempat mengajak masyarakat dzikir serta doa bersama di Masjid Nurul Huda Desa Titi Merah, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Sabtu (16/2/2019).

Kegiatan itu dihadiri Bupati Batubara, Zahir diwakili Asisten I, Iskandar Lubis, Kapolres Batubara AKBP Robin Simatupang diwakili Kabag Sumda Kompol AM Ritonga, Ketua MUI Batubara, Ghazali Yusuf, Kapolsek Lima Puluh AKP Jhoni Andreas, Ketua Dewan Masjid Batubara, para ulama, tokoh masyarakat serta ratusan jamaah.

Ketua Aswaja Batubara, Jasmi Assayuti dalam sambutannya mengatakan, zikir dan doa dilaksanakan merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Selain itu, zikir dan doa bersama merupakan jihad melawan hoax, serta untuk mewujudkan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) di Sumut yang kondusif.

“Dengan zikir semoga kita selalu dalam lindungan Allah serta mendapat keberkahan. Tolak politisasi Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA). Kita harus bersatu dan tidak berpecah belah, serta mari berpegang teguh pada tali Allah jangan bercerai berai,” ajak Jasmi.

Kapolres Batubara diwakili Kompol AM Ritonga menghimbau masyarakat untuk menjaga keamanan pada pesta demokrasi mendatang.

“Jangan sia-siakan hak pilih, tentukan sesuai hati masing masing karena pilihan kita menjadi penentu pembangunan 5 tahun kedepan,” kata Kompol AM Ritonga.

Dirinya juga memohon kerjasama masyarakat dalam menciptakan keamanan Pemilu, karena menurutnya polisi saja tidak cukup. Ia juga menghimbau masyarakat untuk bersama perangi narkoba. Sebab menurutnya narkoba adalah musuh bersama.

“Jika ada keluarga yang ketergangtungan narkoba maka jangan dikucilkan atau dimusuhi. Tetapi bimbing dengan baik dan laporkan untuk direhabilitasi secara gratis,” ujar Kompol AM Ritonga.

Sementara Asisten I, Iskandar Lubis menyebutkan, zikir dan doa yang dilaksanakan merupakan wadah pembinaan iman dan taqwa (imtaq) sebagaimana ajaran agama.

“Karena itu bergaulah sesuai agama, berbuat sesuai agama bahkan berpolitikpun sesuai agama. Agama bukan saja menjadi pondasi atau panutan dunia, akan tetapi menjadi bekal akhirat nanti,” ujarnya.

Iskandar juga menyampaikan, jika lahan dari PT Socfindo dan PT PP Lonsum rencananya digunakan untuk pertapakan pembangunan kantor Bupati, Polres serta kantor instansi lainnya. “Insya Allah bisa terealisasi, karena saat ini Pemkab Batubara sedang mempersiapkan ranpenda tentang rencana tata ruang,” katanya.

Iskandar juga menginformasikan rencana kedatangan Presiden Joko Widodo ke Batubara untuk meresmikan meresmikan perusahaan raksasa. Menurutnya, dengan adanya perusahaan raksasa maka akan membuka peluang bagi anak daerah yang berpotensi.

Pantauan wartawan, acara zikir juga dirangkai pembacaan deklarasi jihad melawan hoax dalam mewujudkan Pemilu damai dipandu Ketua GP Ansor, Burhan dan memberikan santunan kepada anak yatim

Selanjutnya diisi tausiyah agama oleh 3 orang penceramah ‘merah putih’ dari Polda Sumatera Utara (Poldasu) yakni, Ustazd Dedy Hermanto Sitorus, Muzani Al Fadani dan Khalifah  Rudi Sianturi. (welas)