Rego Residivis Narkoba Belum Bisa Ditetapkan DPO, Ini Alasan Kasat Narkoba

Rego Ria saat diamankan petugas 2016 tahun lalu

Siantar, Lintangnews.com | Residivis narkoba Rego Ria warga Jalan Bola Kaki, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat sampai saat ini belum bisa ditetapkan pihak Polres Siantar menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sebelumnya, kaki tangan Rego Ria, tersangka Irwan Efendi Nasution ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Siantar pada Minggu (24/2/2019) kemarin, dengan barang bukti sabu seberat 158,4 gram dan 460 pil ekstasi seberat 107,4 gram.

Irwan mengaku memeroleh narkoba itu dari Rego. Namun saat dilakukan pengembangan, Rego berhasil melarikan diri.

Ketika dikonfirmasi terkait Rego yang sampai saat ini belum ditetapkan sebagai DPO, Kasat Narkoba, AKP Eduar mengatakan, petugas masih melakukan pengejaran terhadap bersangkutan.

“Sebenarnya bukan langsung berhubungan dengan Rego masih ada tangganya 1 lagi,” sebutnya. Selasa (26/2/2019).

Sambungnya, pihak Kepolisian tidak bisa secara langsung menyatakan Rego masuk dalam DPO.

“Untuk memasukan kriteria DPO kita harus paham betul, ada mekanisme pemeriksaan,” ucap AKP Eduar.

Dijelaskannya, dalam menetapkan menjadi DPO, ada prosedurnya. Bahkan untuk menetapkan menjadi tersangka saja harus ada 2 alat bukti.

“Nanti, kalau sudah DPO, lalu kita tangkap. Namun tidak ada barang bukti, dibilang kita lepas. Pandangan masyarakat kan jadi lain,” jelasnya

Sekedar diketahui kembali, saat Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP Bambang SW, Rego sudah dipernah ditangkap Sat Narkoba pada bulan Maret 2016 lalu.

Petugas mengamankan Rego dari depan rumahnya di Jalan Bola Kaki, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat, dengan barang bukti 1 paket sabu.

Dalam kasus itu, Rego divonis oleh Pengadilan Negeri (PN) Siantar dengan hukuman 1 tahun 6 bulan kurungan penjara. (irfan)