Siantar, Lintangnews.com | Rektor Universitas Simalungun (USI), Corry Purba memberangkatkan 6 orang mahasiswa USI mengikuti Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) di BUMN PT Jasa Raharja selama minimal 6 bulan.
Acara pemberangkatan dilaksanakan di Aula Biro Rektor USI, Jumat (13/9/2019). Keenam mahasiswa peserta PMMB adalah Ratna Uli Ambarita mahasiswa program studi Hukum Perdata penempatan di Palangkaraya Kalimantan Tengah dan Reni Andini mahasiswa program studi Hukum Perdata penempatan di Palangkaraya Kalimantan Tengah.
Irma Widya Simbolon mahasiswa program studi Hukum Pidana penempatan di Palangkaraya Kalimantan Tengah, Venti Novela Harianja mahasiswa program studi Ekonomi Manajemen penempatan di Medan Sumatera Utara, Jeni Ertina Sinaga mahasiswa program studi Ekonomi Manajemen penempatan di Bandar Lampung dan Nelita Tampubolon mahasiswa program Studi Ekonomi Manajemen penempatan di Banten.
Mustafa Ginting selaku Kepala Pusat Pengembangan Karir Universitas Simalungun (PPK USI) yang mengelola PMMB di USI dalam kata sambutannya mengatakan, PMMB di BUMN merupakan kerja sama Kementerian BUMN dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI dalam rangka link and match kurikulum pendidikan Perguruan Tinggi untuk dapat selaras dengan kebutuhan kompetensi BUMN.
Program tersebut dikelola Forum Human Capital Indonesia (FHCI), dimana pelaksanaannya dilakukan 2 kali dalam setahun. Periode pertama pada bulan Maret sampai Agustus dan periode kedua pada bulan September sampai Februari.
“Program ini sudah mulai berlangsung sejak Desember 2018. Perguruan tinggi bisa mendapatkan PMMB melalui proses panjang yang diawali menjalin komunikasi, dan kerjasama yang dituangkan dalam MoU dengan FHCI. Kemudian Perguruan Tinggi mitra mengirimkan nama mahasiswa yang berpotensi sebagai peserta PMMB kepada FHCI untuk selanjutnya diseleksi,” tutur Ginting.
Diceritakan Mustafa, untuk pertama kalinya mengikuti PMMB, USI hanya mengirimkan nama mahasiswa dari Fakultas Hukum, dan dinyatakan lulus hanya 1 orang saja yang ditempatkan pada BUMN PT Jasa Raharja di Palangkaraya Kalimantan Tengah.
“Dalam proses perjalanan pelaksanaannya ternyata ada beberapa Perguruan Tinggi dimana mahasiswanya tidak siap dan tidak bersedia mengisi kuotanya. Kesempatan ini dikejar melalui kerja maksimal, niat baik dan tulus yang tentunya juga diiringi dengan doa sehingga berdasarkan hasil lobby dengan PIC (pengelola) PMMB PT. Jasa Raharja akhirnya diputuskan bahwa mahasiswa USI memperoleh quota peserta PMMB tahun 2019 sebanyak 6 orang di BUMN PT Jasa Raharja,” terangnya.
Untuk itu, ia berharap kepada adik-adik mahasiswa peserta magang jangan menyia-nyiakan kesempatan dan kerja keras ini.
“Manfaatkan peluang dan kesempatan ini sebaik-baiknya dan upayakan agar saudara nanti dapat diterima bekerja di perusahaan BUMN tersebut. Mudah-mudahan untuk magang selanjutnya USI lebih banyak lagi mendapatkan quota mahasiswa yang ditempatkan pada berbagai BUMN,” tutur Ginting.
Kata Ginting lebih lanjut, melalui PPK USI, USI telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan FHCI pada bulan April 2019 lalu. Dimana MoU berlaku dalam kurun waktu 5 tahun. Dalam MoU dinyatakan bahwa mahasiswa mengikuti magang di BUMN selama minimal 6 bulan dan dapat diperpanjang.
Diberi Uang Saku dan Uang Transport Rp 3 Juta Per bulan
Sambung Mustafa, dalam MoU itu juga dinyatakan bagi mahasiswa yang diterima sebagai peserta magang akan memperoleh uang saku, transportasi dan uang makan setiap bulannya selama magang yang besarannya tergantung keadaan keuangan BUMN. Khususnya untuk magang di PT Jasa Raharja mahasiswa diberikan uang saku, uang transport dan uang makan kisaran sebesar Rp 3 juta per bulan selama magang.
Mustafa Ginting yang juga Dosen Fakultas Pertanian dan Pascasarjana USI ini menuturkan, tidak semua perguruan tinggi mendapatkan program mahasiswa magang di BUMN ini.
“Jangankan Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Perguran Tinggi Negeri (PTN) pun masih banyak yang belum mendapatkan program mahasiswa magang tersebut,” paparnya.
Sampai saat ini baru 112 dari 5.500 Perguruan Tinggi se Indonesia yang mendapatkannya termasuk USI salah satunya. Hal ini menunjukkan bahwa secara fakta dan nyata USI telah diakui eksistensinya dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi di Indonesia oleh semua pihak.
“Untuk itu bagi masyarakat Siantar Simalungun dan sekitarnya tidak perlu lagi ada keraguan dalam menentukan pilihan kampus tempat kuliah putra putrinya, USI adalah pilihan yang paling tepat,” tutupnya.
Sementara itu, Galaxi Saragih pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum yang mewakili organisasi kemahasiswaan USI dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Mustafa Ginting, Kepala PPK USI dan Corry Purba yang akhir-akhir ini banyak membuat terobosan yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa.
“Kami bangga menjadi mahasiswa USI. Ini karena USI sudah ikut terlibat dalam kancah nasional,” sebutnya.
Sementara Elidawaty Purba selaku Dekan Fakultas Ekonomi USI mengatakan, untuk mempersiapkan diri dan mental dalam mengikuti magang ini.
“Manfaatkan peluang dan kesempatan ini sebaik-baiknya dan jaga nama baik almatermu USI. Tunjukkan bahwa kamu alumni USI tidak ada bedanya dengan alumni dari Perguruan Tinggi lain,” paparnya.
Senada dengan itu, Amsar Saragih selaku Ketua Pengurus Yayasan USI dalam sambutannya mengatakan, peserta magang adalah duta USI ke seluruh wilayah Indonesia.
“Anda bisa ikut peserta magang di BUMN ini karena USI. Bila anda kuliah di Perguruan Tinggi lain belum tentu bisa ikut magang seperti program di USI. Sampaikanlah informasi ini kepada keluarga, teman, tetangga terutama adik-adik kamu tamatan SMA/SMK sederajat, buatkan testimoni yang kamu rasakan dan dapatkan selama kuliah di USI,” paparnya.
Corry Purba mengatakan, USI berbangga hati sekali melalui PPK USI yang telah banyak melakukan terobosan-terobosan demi kemajuan USI.
“Kepada adik-adik kami mahasiswa peserta magang. Nanti selama magang ikutilah semua aturan-aturan di kantor tempat magang. Ambillah ilmu sebanyak-banyaknya, karena ilmu lapangan itu tidak pernah diberikan di bangku kuliah. Enggak usah takut dimanapun kamu ditempatkan seperti Palangkaraya pun tidak ada masalah. Tunjukkan saja prestasi kamu selama magang, dan jaga nama baik almamatermu,” tutur Corry.
Acara pemberangkatan mahasiswa magang ini diakhiri dengan memboras tengeri (Simalungun red) mahasiswa peserta magang oleh Rektor USI, Ketua Pengurus Yayasan USI, Wakil Rektor-3 USI, Dekan Fakultas Ekonomi USI, Wakil Dekan-3 Fakultas Hukum USI, Kepala PPK USI dan Hamdan Nasution Alumni Fakultas Pertanian USI. (Elisbet)


