Rela Tinggalkan Bayinya, Perempuan Asal Siantar Ini Terpanggil Jadi Relawan Nakes Covid-19

Irna Junita relawan tenaga kesehatan Covid-19.

Siantar, Lintangnews.com | Menjadi relawan tenaga kesehatan (nakes) Covid-19, Irna Junita (35) harus rela jauh dari keluarga.

Dikonfirmasi lewat telepon seluler, Irna bekerja di RSDC Wisma Atlit Kemayoran Jakarta Utara, Ia mengaku, sedih meninggalkan anaknya yang masih bayi dan tinggal bersama orang tua nya di Kota Siantar.

“Sedih tetapi ini sudah merupakan tugas kami, jauh dari keluarga apalagi anak,” ucapnya, Senin (23/11/2020).

Irna mengaku, sejak bulan April 2020, terjun sebagai relawan tenaga kesehatan Covid-19.

Diceritakannya, sebelum bergabung menjadi relawan nakes Covid-19, dirinya bekerja di suatu perusahan swasta. Hanya saja karena dampak corona dirinya bersama sejumlah rekannya di rumahkan.

Usai dirumahkan, Irna beberapa hari kemudian bekerja di klinik dokter di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

“Beriringnya waktu saya ingin terjun menjadi relawan Covid-19. Saya dapat panggilan untuk MCU ke Jakarta dan akhirnya berangkat,” terangnya.

Ia menuturkan, bergabung sebagai relawan nakes Covid-19 merupakan panggilan hati nurani sembari mencari pengalaman.

“Awalnya adanya virus ini memang ingin terjun tapi bagaimana cara nya, terus izin ke orang tua bolehkah gabung menjadi nakes untuk Covid-19. Saat itu orang tua marah-marah, orang semua pada di rumah kamu malah ingin menjemput nyawa, kamu masih mempunyai anak. Sebagai anak, saya hanya kasih pengertian terhadap orang tua,” tuturnya.

Irna optimis, imun badannya cukup. Ia percaya akan balik dalam keadaan sehat.

“Saya tau imun badan bagaimana. Saya hanya minta izin untuk mempermudah jalan kesana. Akhirnya saya diizinkan orang tua terjun menjadi relawan nakes Covid-19,” tandasnya. (Elisbet)