RSUD Porsea akan Diverifikasi KARS Tindak Lanjuti Akreditasi

97
Direktur RSUD Porsea, Tihar Hasibuan.

Tobasa, Lintangnews.com | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea milik Pemkab Toba Samosir (Tobasa) akan diverifikasi Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) selama 2 hari. Tepatnya tanggal 21-22 November 2019, setelah mendapat akreditasi di tahun 2018 lalu.

Direktur RSUD Porsea, Tihar Hasibuan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (14/11/2019) mengatakan, verifikasi Rumah Sakit (RS) sangat penting dilakukan untuk menilai kepatuhan terhadap akreditasi yang diperoleh di tahun 2018 lalu.

“Seperti diketahui, untuk menentukan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) yang mulai diberlakukan pada bulan Januari 2018. Dimana saat itu kita mendapat akreditasi pertama dengan nilai 4,” paparnya.

Untuk pencapaian akreditasi, maka pihak KARS melakukan verifikasi untuk RSUD Porsea. Karena sudah setahun mendapatkan akreditasi, verifikasi dilakukan sekali setahun agar mendapatkan nilai 10. Selanjutnya di tahun 2020 untuk nilai 16 dan tahun 2021 mengukuhkan nilai 16, yang menjadi tahapan terakhir verifikasi akreditasi, terang Tihar.

Lanjut Tihar, sasaran SNARS dari verifikasi ini, guna membenarkan bahwa RSUD Porsea telah menjalankan sarana keselamatan pasien. Mengidentifikasi pasien dengan benar, meningkatkan komunikasi yang efektif dan keamanan obat-obatan yang harus diwaspadai.

“Lalu memastikan lokasi pembedahan dan prosedur yang benar pada pasien. Serta mengurangi resiko infeksi terkait pelayanan kesehatan dan mengurangi resiko cedera pasien akibat terjatuh,” paparnya.

Tihar menuturkan, intinya verifikasi dilakukan untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Tobasa. Menurutnya, ini erupakan tanggungjawab pemerintah kepada seluruh lapisan masyarakat, dimana kesehatan dijamin negara. (asri)