Rumah Semi Permanen di Siantar Timur Ambruk Tertimpa Pohon Tuak  

Kondisi rumah Demak Butar-Butar yang hancur tertimpa pohon aren.

Siantar, Lintangnews.com | Satu unit rumah semi permanen di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), Jalan Kawal Samudra, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, ambruk di timpa pohon tuak atau aren, Senin (22/7/2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Informasi dihimpun, sebelumnya Demak boru Butar-Butar (40) bersama sang suami saat itu berada di dalam rumah. Sedangkan kedua anaknya di sekolah.

Seketika itu, tanpa angin tanpa hujan pohon aren yang berada tepat samping rumah nya tiba-tiba tumbang menimpa rumah yang dihuninya.

“Di dalam rumah saya bersama suami, sementara anak-anak lagi sekolah. Langsung keluar lah kami,” kata Demak, Senin (22/7/2019) malam.

Demak menuturkan, merasa trauma sehingga dirinya tidak langsung melaporkan kejadian itu pada Lurah Siopat Suhu, R boru Rumahorbo.

Camat Siantar Timur dan Lurah Siopat Suhu saat mendatangi lokasi rumah warga yang tertimpa pohon aren.

“Sekira pukul 16.00 WIB saya laporkan pada Lurah. Lalu Lurah langsung melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Siantar,” tuturnya.

Mendapat laporan dari Lurah Siopat Suhu, selanjutnya pertugas BPBD Siantar langsung turun ke lokasi mengevakuasi pohon yang menimpa rumah Demak.

Amatan di lokasi, karena rumah sudah tak layak huni lagi, tampak terlihat petugas BPBD Siantar, memasang tenda untuk tinggal sementara.

Kasubid Penanggulangan dan Sosial BPBD Siantar, Anugrah Zendrato mengatakan, kejadian yang menimpa keluarga Demak tidak ada menimbulkan korban jiwa, namun hanya mengalami kerugian materil.

Untuk masalah bantuan yang diberikan pada keluarga Demak, Anugrah menyebutkan sudah meminta Lurah setempat agar membuat surat permohonan.

“Lurah sudah kita ingatkan agar besok pagi ke kantor membawa surat permohonan. Karena yang menangani bantuan adalah Bidang 2 Kedaruratan,” pungkasnya. (Irfan)