Rumah Warga Taput Berlabel ‘Keluarga Miskin’ Kangkangi Surat Edaran Kemensos

Ilustrasi.

Taput, Lintangnews.com | Pelabelan atau pengecatan rumah warga di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dengan tulisan ‘Keluarga Miskin’ bertentangan dengan surat edaran yang dikeluarkan Kementrian Sosial (Kemensos) RI pada bulan Juni tahun 2019 dan telah disampaikan melalui Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Ini terjadi di Desa Paniaran dan Desa Pohan Tonga, Kecamatan Siborong borong, rumah warga dilabeli tulisan ‘Keluarga Miskin’ yang dicat cat warna merah. Seperti yang terlihat jelas di rumah warga yang berada di Jalan Balige-Tarutung, Rabu (10/6/2020).

Salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya mengaku, tidak tau jika rumahnya dilabeli ‘Keluarga Miskin’. Bahkan dirinya sedang tidak berada di rumah saat dilakukan pengecatan.

Warga ini mengakui, jika sebelumnya setiap bulan menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan agen yang telah ditunjuk Bank Mandiri. Namun sejak bulan Januari 2020 hingga saat ini, dirinya tidak pernah lagi mendapatkan bantuan itu.

“Entah apa persoalannya, sehingga bantuan itu tidak ada lagi kami terima. Namun tiba-tiba rumah saya dilabeli ‘Keluarga Miskin’,” tukasnya.

Menyikapi akan adanya rumah warga yang dilabeli ‘Keluarga Miskin’, salah seorang Kepala Desa (Kades) menuturkan, itu sudah sesuai dengan prosedur. Karena saat melakukan pengecatan, mereka didampingi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kecamatan. Sementara anggarannya itu bersumber dari kantong pribadi mereka masing-masing.

“Tujuan kami melakukan pelabelan itu agar kiranya para warga yang menerima itu harus bisa sadar diri. Pasalnya, ada warga yang sudah mapan kehidupannya dari segi ekonomi, tetapi masih juga mendapatkan bantuan PKH dan BPNT,” ujarnya.

Camat Siborong Borong, J Napitupulu disinggung adanya pelabelan rumah warga tak sesuai surat edaran Kemensos RI Nomor : 1000/LJS/HM.01/6/2019 perihal labelisasi KPM program keluarga harapan, menyatakan tidak diperbolehkannya kalimat ‘Keluarga Miskin’, justru mengatakan, itu dilaksanakan karena adanya video conference di rumah dinas Bupati Taput tentang pembahasan tersebut.

“Itu dihadir Bupati, Nikson Nababan dan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), Irwan Hutabarat,” sebutnya dengan nada keras melalui sambungan telepon seluler.

Sementara Kadinsos, Irwan menuturkan, akan melakukan pengecekan tentang banyaknya rumah rumah warga yang dilabeli tulisan ‘Keluarga Miskin’. (Pembela)