Satu Pelaku Jambret Meninggal di Tempat Akibat Laka Lantas

Pelaku jambret yang tewas di TKP.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Dua unit sepeda motor kejar-kejaran antara pelaku jambret dengan korbannya.

Ini mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) secara beruntun di Jalan Tebingtinggi-Bandar Khalifah tepatnya di dekat CU Mandiri Dusun IV Desa Penggalangan, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Sedang Bedagai (Sergai).

Ini mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, Senin (9/9/2019) sekira pukul 21.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, AKP Sarifuddin Siagian melalui Kanit Laka, Aiptu K Napitupulu membenarkan insiden tersebut.

Menurutnya, sebelum terjadinya kecelakaan, korban yang meningga dunia bersama dengan rekannya melakukan jambret di wilayah Titi Rante Bandar Khalipah. Kemudian dikejar korban jambret.

“Ketika terjadi aksi kejar kejaran, pelaku jambret tabrakan dengan sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan di Penggalangan. Kemudian korban yang mengejar dari belakang tidak dapat menghindari, sehingga menabrak sepeda motor milik jambret yang sudah jatuh di badan jalan,” sebut Aiptu K Napitupulu, Selasa (10/9/2019).

Akibat insiden antara 2 unit sepeda motor yang jenis dan nopol tidak diketahui (melarikan diri setelah kejadian) dan Honda Supra X nopol BK 4177 NS mengakibatkan pelaku jambret atas nama Abdul Hasan (40) warga Jalan Damar Laut VI No 184, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi mengalami luka luka dan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

Sementara pengendara Honda Supra X BK 4177 NS inisial GM (16) warga Dusun Pokok Jengkol Desa Bandar Tengah, Kecamatan Bandar Kalifah, Kabupaten Sergai mengalami luka memar di bagian rusuk sebelah kiri dan kaki kiri. Kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Tebingtinggi.

Sedangkan penumpangnya, Pirto Partogian Siringo-ringo (21) dengan alamat yang sama mengalami luka robek di bagian pelipis sebelah kanan, tangan kanan dan kaki kanan.

“Selanjutnya barang bukti yang diamankan 1 unit sepeda motor Honda Supra X BK 4177 NS dan kerugian material kerusakan diperkirakan sekitar Rp 500.000,” terang Aiptu K Napitupulu. (purba)