Biarkan Bawahan Langgar Aturan, Plt Kepala Inspektorat Siantar Terancam Dikenai Sanksi

Plt Kepala Inspektorat Kota Siantar, Eka Hendra. (elisbet/LN)

Siantar, Lintangnews.com | Terkait adanya oknum ASN inisial NR di Inspektorat Pemko Siantar yang menjadi istri kedua dengan tanpa ada ijin dari Eka Hendra selaku Plt Kepala Inspektorat mendapat tanggapan dari Sumardi, Asisten Komisioner Aparatur Sipil Negara (KASN) Bidang Monitoring dan Evaluasi.

“Ya, tidak boleh. Itu harus ditindak,” sebutnya, saat dikonfirmasi lewat Whatsapp, Selasa (10/9/2019).

Menurutnya, terkait sanksi bagi oknum ASN NR dan Eka Hendra selaku pimpinannya yakni ada sanksi berat dan sanksi sedang.

“Keduanya kena sanksi, kalau pimpinannya melakukan pembiaran bisa ringan atau sedang,” ungkapnya.

Lebih lanjutnya disampaikannya, untuk sanksi sedang, Eka dapat sanksi dengan penundaan kenaikan gaji berkala. “Ya tidak sampai kesana, sanksi sedang yakni penundaan kenaikan gaji berkala” ujarnya.

Untuk oknum ASN, tambahnya, mendapat sanksi berat yakni penurunan pangkat atau jabatan.

Sayangnya, Eka Hendra Plt Kepala Inspektorat Pemko Siantar sampai sejauh ini masih bungkam. Konfirmasi yang dilayangkan tak kunjung mendapat tanggapan.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada seorang aparatur sipil negara (ASN) di Pemko Pematangsiantar berinisial NR menjadi istri kedua dari CN, oknum Komisioner Bawaslu Simalungun. Sayangnya, Eka Hendra selaku Plt Kepala Inspektorat tak melakukan tindakan. (Elisbet)