Simalungun, Lintangnews.com | Satu unit rumah milik warga dan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) milik Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Simalungun di Kampung Jawa Kelurahan Pematang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun dilahap si jago merah.
Tidak ada korban jiwa pasca peristiwa yang terjadi, Kamis (12/9/2019) sekira pukul 13.00 WIB. Kerugian material diperkirakan sebesar Rp 300 juta.
Kapolsek Raya Kesatuan Resor Simalungun, AKP R Sinaga melalui pihak Humas Polres Simalungun mengatakan, pemilik rumah atas nama Muhammad Meyen warga Kampung Jawa Kelurahan Pematang Raya.
Pasca kejadian, Meyen sedang bepergian ke Ponorogo, Provinsi Jawa Timur untuk mengurus pendidikan anaknya dan sudah 2 bulan lamanya. Sementara istrinya, Lastri sekira pukul 11.00 WIB di rumah memasak labu.
Sekira pukul 13.00 WIB, Lastri dibangunkan Rima dengan maksud mengajak pergi ke pesta pernikahan di gereja GKPS Kongsilaita Raya. Karena buru-buru, dirinya tidak ingat sedang memasak labu.
Selanjutnya sekira 30 menit di pesta, Rima bertanya kepada Lastri, apakah ada meninggalkan kompor dalam keadaan menyala. Saat teringat, Lastri bergegas untuk kembali ke rumah. Setiba di rumahnya, Lastri sudah melihat kobaran api membakar rumahnya.
Sementara menurut saksi, Karsono dan Siti Sarah ada mendengar 3 kali ledakan dari arah dalam rumah milik korban. Ini diikuti dengan kobaran api yang membakar dinding papan rumah korban. Selanjutnya turut melahap dan menghanguskan gedung SKB milik Disdik.
“Dalam peristiwa ini tidak ada jatuh korban jiwa. Kerugian material ditaksir sebesar Rp 300 juta. Api berhasil dipadamkan personil dibantu masyarakat sekitar dan pemadam kebakaran (damkar) milik Pemkab Simalungun,” ucap Kapolsek. (rel/zai)


