Sehari Pasca Inspeksi OPD Tebingtinggi, 14 Ekor Babi Ditemukan Membusuk di Parit

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Pasca inspeksi dan intruksi dari Wali Kota Tebingtinggi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar melakukan pengecekan pada peternakan babi kemarin, hari ini, Jumat (22/11/2019) sudah ditemukan 14 ekor babi membusuk di parit.

Parahnya lagi, babi membusuk itu ditemukan di lingkungan parit warga di Kelurahan Damar Sari, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi.

Mendapat informasi itu, siangnya pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Pemko Tebingtinggi mengambil langkah baik dengan menarik bangkai babi dan langsung menguburnya. Ada 14 ekor babi yang membusuk ditemukan membusuk.

Kepala Satpol PP melalui Sekretaris JB Hutapea membenarkan penemuan bangkai babi itu dan langsung dikuburkan.

Sebelumnya, sejumlah OPD di lingkungan Pemko Tebingtinggi ditugaskan melakukan sosialisasi pada masyarakat dan mengunjungi lokasi peternakan babi, Kamis (21/11/2019).

Bangkai babi yang ditemukan membusuk dan dibuang ke parit.

Kegiatan itu melibatkan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Marimbun Marpaung, Kadis Komunikasi dan Informatika, Dedi Parulian Siagian, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Wahid Sitorus, Kabag Humas, Abdul Halim Purba dan Dinas Lingkungan Hidup serta seluruh tim penanggulangan penyakit ternak babi.

Kegiatan dimulai dengan briefing di kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Selanjutnya seluruh personil dibagi menjadi 2 tim.

Tim pertama mengunjungi peternakan babi untuk melihat dan melakukan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat. Tim kedua menyisir daerah sungai untuk melihat apakah ada warga yang membuang bangkai babi ke sungai.

“Kita ketahui bersama, penyakit yang sedang mewabah terhadap hewan ternak belakangan ini adalah Kolera Babi atau Hog Cholera dan Classical Swine Fever (CSF). Gejala penyakit ini adalah lesu, demam tinggi, hilang nafsu makan, diare, bintik kemerahan hingga berwarna keunguan pada kulit dan kematian dalam jumlah banyak,” sebut Marimbun. (Purba)