Sejumlah Usaha di Siantar Ternyata Belum Memiliki Dokumen Lingkungan Hidup

Dokumen Lingkungan Hidup (ilustrasi).

Siantar, Lintangnews.com | Sampai saat ini, ternyata masih banyak usaha di Kota Siantar baik perseorangan atau badan usaha yang belum memiliki dokumen lingkungan hidup.

Padahal Dinas Lingkungan Hidup (LH) Pemko Siantar beberapa waktu lalu telah melakukan sosialisasi terkait edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)  tentang kewajiban memiliki dokumen lingkungan hidup bagi orang perseorangan atau badan usaha yang telah memiliki izin usaha dan/atau kegiatan, nomor SE.7/MENLHK/SETJEN/PLA.4/12/2016.

“Masih banyak yang belum memiliki dokumen lingkungan hidup, padahal beberapa waktu lalu sosialisasi telah kita lakukan,” sebut Dedy T Setiawan selaku Kepala Dinas LH dikonfirmasi, Kamis (22/7/2021).

Disampaikan, dalam surat edaran Menteri LHK itu dijelaskan kewajiban setiap usaha dan/atau kegiatan yang telah memiliki izin usaha atau kegiatan, namun belum memiliki izin lingkungan untuk segera menyusun dokumen lingkungan hidup berupa dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DPLH) bagi usaha dan/atau kegiatan yang wajib memiliki Amdal dan atau Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) bagi usaha dan/atau kegiatan yang wajib memiliki UKL-UPL.

Sambungnya, penentuan jenis dokumen dan kewenangan penilaian DELH atau pemeriksaan DPLH mengikuti peraturan terkait kegiatan wajib Amdal atau UKL-UPL.

Diuraikannya, apabila terjadi keterlambatan melaksanakan paksaan pemerintah akan dijatuhi denda sesuai pasal 81 Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009. Sedangkan apabila tidak melaksanakan paksaan pemerintah akan diberikan Sanksi pidana dan denda (sesuai ketentuan pasal 114 Undang-Undang No. 32 Tahun 2009) serta Pembekuan atau pencabutan izin lingkungan yang berimplikasi pada pencabutan izin usaha (pasal 79 UU Nomor 32 Tahun 2009).

Terkait hal itu, Dedy mengaku, pihaknya akan menyurati  ara pelaku usaha, dan jika tetap membandel maka akan memberikan sanksi administrasi paksaan pemerintah untuk menyusun DELH atau DELH (bagi kegiatan swasta). (Elisbet)