Setiap Kecamatan di Siantar Miliki Tim Pengawasan Orang Asing

Sekda Budi Utari Siregar foto bersama dengan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kota Siantar, Alrin Tambunan.

Siantar, Lintangnews.com | Keberadaan warga negara asing di seluruh wilayah Republik Indonesia perlu mendapat perhatian dari semua pihak.

Karena itu, sebagai bentuk komitmen dan kesepahaman tentang pentingnya pengawasan orang asing di wilayah Siantar, Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Rl Wilayah Sumatera Utara bersama Kantor Imigrasi kelas II Wilayah Siantar menggelar rapat dan pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora).

Timpora dibentuk untuk tingkat Kecamatan se Kota Siantar. Rapat dan pembentukan Timpora dilaksanakan di Hotel Horison, Kamis (28/3/2019).

Dalam sambutannya, Wali Kota, Hefriansyah diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Utari Siregar mengatakan, keberadaan orang asing yang melakukan beragam kegiatan di wilayah Indonesia perlu mendapat perhatian semua pihak.

Menurut Wali Kota, Siantar dinilai strategis sebagai tujuan maupun transit lalu lintas orang asing dan barang. Karenanya, potensial diboncengi kepentingan lain secara ilegal dan tidak bertanggung jawab.

Misalnya perdagangan manusia, penyelundupan narkotika, serta kepentingan bernuansa politik, ekonomi, dan sosial budaya yang dikhawatirkan dapat mengancam stabilitas negara dan daerah.

“Kehadiran Timpora ini dibutuhkan sebagai wadah tukar menukar informasi sehubungan perlintasan keberadaan dan kegiatan orang asing di Siantar merupakan hal penting. Sehingga kewaspadaan dan pengawasan yang tidak berlebihan dan memicu terganggunya kenyamanan dan kelancaran aktivitas orang asing dapat dilakukan,” ujar Wali Kota.

Tampak hadir dalam rapat itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Pemko Siantar Leonardo Simanjuntak, Kepala Divisi Keimigrasian yang diwakili Dedy Firman, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Kota Siantar Alrin Tambunan dari Koramil, para Kapolsek, mewakili Kajari dan para Camat. (rel)