Sosialisasi Tatanan Kehidupan Baru, Ini Pesan Bupati Asahan

Bupati Asahan, Surya diwakili Staf Ahli, Edi Sukmana, membuka kegiatan sosialisasi tatanan kehidupan baru.

Asahan, Lintangnews.com | Bupati Asahan, Surya diwakili Staf Ahli, Edi Sukmana, membuka kegiatan sosialisasi tatanan kehidupan baru yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) bekerja sama dengan Kesbangpol Pemkab Asahan, Selasa (21/6/2021).

Kegiatan itu dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Asahan, mewakili Dandim 0208/AS, Kepala Badan Kesbangpol, Kabag Organisasi dan tokoh masyarakat.

Kepala Badan Kesbangpol Sumut diwakili Sekretaris, Alfian Hutahuruk mengatakan, tatanan normal baru khususnya di Kabupaten Asahan diharapkan dapat efektif diterapkan, sehingga masyarakat tetap bisa produktif di tengah pandemi Covid-19.

“Karena Virus Corona tidak akan hilang dalam waktu yang singkat. Yang paling penting adalah pencegahan melalui kebiasaan perilaku sehat, disiplin hidup sehat dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Untuk mencapai hal itu, kita harus mempunyai tujuan yang berbasis pada kebersamaan,” ujar Alfian.

Dia menuturkan, dengan diselenggarakan sosialisasi ini, mendapat informasi yang akurat dan valid tentang Covid-19. Termasuk juga mengajak untuk menjalankan prokes dengan sebaik-baiknya.

Sementara Bupati Surya melalui Edi Sukmana mengatakan, memasuki era new normal, Pemkab Asahan telah menyiapkan langkah-langkah preventif untuk mencegah kembali terjadinya penyebaran Covid-19 di daerah itu.

Bupati juga mengajak masyarakat Asahan harus mampu mengubah pandangan hidup baru di berbagai aspek sesuai dengan syariat. Ini supaya masyarakat dapat menyesuaikan diri dengan tatanan hidup baru yang akan dijalankan bersama.

Menurutnya, hal terpenting yang harus dilakukan sebelum kenormalan baru atau new normal diterapkan adalah mengedukasi masyarakat.

“Saya meminta kepada semua aparat pemerintah mulai dari Dinas, Camat, kepala Desa (Kades), Lurah hingga pengurus Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW) berperan aktif untuk mengedukasi masyarakat terkait prokes,” ujar Edi membacakan pidato Bupati.

Edi mengatakan, tatanan hidup baru diberlakukan dengan kesadaran penuh bahwa wabah itu masih ada. Untuk itu, aktivitas ekonomi dan kegiatan publik dibolehkan dengan syarat menggunakan prokes yang telah ditetapkan. (Heru)