Tak Mau Bayar Perpanjangan SK, Kepsek SD Aek Gerger ‘Tembak’ Gaji Guru PTT  

Kepsek SD Negeri 095220 Aek Gerger, Elpine Saragih dan guru PTT, Debora Sitorus.

Simalungun, Lintangnews.com | Diduga akibat tidak mau membayar perpanjangan Surat Keputusan (SK) tugas, oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 095220 Aek Gerger, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Elpine Saragih ‘tembak’ gaji guru Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Pasalnya, pada tahun 2019 lalu terjadi percakapan keras terekam antara Kepsek, Elpine Saragih dengan oknum guru PTT SDN 095220, Debora Sitorus.

Percakapan keras yang terjadi tahun lalu itu berawal dari permasalahan enggannya Debora Sitorus bayar perpanjangan SK tugas sebesar Rp 1,2 juta.

“Jangan kau buat masalah samaku. Kalau mau kerja kau disini, patuhi lah,” ucap  Elpine pada Debora.

Menurut Debora. Kepsek menyatakan jika pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Simalungun sudah tidak mau tau lagi, hingga menyebabkan bersangkutan (Kepsek) tertekan.

“Orang dinas tidak mau tau lagi, jadi saya yang tertekan. Kalau tidak senang, angkat kaki kau. Sianturi, Sirait dan anggota mak Jona sudah tercap ini,” sebut Debora meniru pernyataan Kepsek.

Dikatakan Debora, dengan tidak dibayarkannya Kepsek gajinya selama 6 bulan pada tahun 2019 lalu, diduga itu akibat dirinya tidak mau membayar menebus SK.

“Sampai saat ini belum dibayar. Meski persoalan yang saya alami telah disampaikan teman kepada anggota DPRD Simalungun pasca demo kemarin,” bilangnya.

Diketahui jika salah seorang pengurus Forum Guru Honor Simalungun (FGHS) pada Jumat (28/2/2020) lalu dihadapan anggota DPRD Simalungun menyampaikan, Jika Debora guru PTT SDN 095220 Aek Gerger terhitung bulan Februari hingga bulan Agustus 2019 lalu tidak diberi gaji oleh Kepsek.

Menyikapi ini, Binton Sitindaon selaku Ketua Komisi IV sebagai mitra kerja Disdik Simalungun meminta Sekwan mencatat dan menyurati dinas dimaksud.

Ini guna dimintai keterangan kebenaran yang terjadi. Mengingat hal yang dialami Debora merupakan persoalan yang baru.

“Sampai saat ini belum dibayar. Mungkin karena saya tak mau bayar tebus SK tugas tahun lalu,” kata Debora, Selasa (10/3/2020). (Zai)