Terhutang Rp 18 Juta, Bengkel di Nagori Bangun Desak Dinsos Simalungun Melunaskan

Kendaraan dinas Dinsos Pemkab Simalungun yang tertahan di bengkel di Nagori Bangun karena tak kunjung ditebus.

Simalungun, Lintangnews.com | Pihak bengkel beralamat Nagori Bangun Kecamatan Gunung Malela mendesak Pemkab Simalungun dalam hal ini Dinas Sosial (Dinsos) segera melunaskan pembiayaan perbaikan 1 unit kendaraan dinas jenis Toyota Rush sebesar Rp 18 juta yang hingga kini tak kunjung ditebus atau dilunaskan.

“Sudah 6 bulan tertahan di bengkel tagihan sebesar Rp 18 juta lebih. Kepala Dinas (Kadis) dan stafnya membawa kemari,” ungkap Angga, Jumat (8/4/2022) kemarin.

Dijelaskan, sebelumnya pihak Dinsos melalui Kadis, Mudahalam Purba dan Jefri Marpaung selaku stafnya ada menjalin kerja sama dengan pihaknya.

Namun saat mobil dinas jenis Toyota Rush mengalami kerusakan pada tahun lalu, tidak kunjung ditebus hingga saat ini. Itu membuat pihak bengkel mengalami kesulitan keuangan, karena modal tertanam pada pembelian bahan untuk perbaikan mobil dinas tersebut.

Dan telah berulang kali ditagih bengkel, namun belum mendapatkan respon yang baik. Selain kesulitan keuangan, pihak bengkel juga resah karena lokasi yang tidak memiliki gerbang.

Sehingga pihak bengkel merasa khawatir akan keamanan mobil, lalu berinisiatif melepas seluruh ban mengantisipasi adanya aksi pencurian.

“Kami mohonkan supaya Dinsos Simalungun segera melunasi hutangnya atas perbaikan mobil Toyota Rush itu. Selama ini kami yang menjaganya,” imbuh Angga.

Pihak bengkel juga akan membebankan uang jaga mobil dinas tersebut. Bahkan dalam bulan April ini pihak Dinsos belum menebusnya.

Lebih lanjut disampaikan Angga, pihak bengkel sudah pernah mengkonsultasi kan pembiayaan perbaikan mobil dinas itu kepada Kadinsos, Sakban Saragih. Akan tetapi tak kunjung ditanggapi untuk pelunasan pembiayaan perbaikan atas mobil dinas itu, malah pihaknya berupaya menariknya secara paksa. (Zai)