Deli Serdang, Lintangnews.com | Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Deli Serdang, menggelar syukuran atas penghargaan Satyalencana Wira Karya (SWK) Program Bangga Kencana yang diberikan Presiden, Joko Widodo, pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 29 di Kota Medan, di Budaya Resto, Kecamatan Tanjung Morawa, Kamis (7/7/2022).
Ketua PKK Deli Serdang, Yunita Ashari Tambunan dalam sambutannya mengatakan, sebenarnya banyak program yang sudah dibuat. Namun, program-program itu harus tertunda karena munculnya Covid-19.
“Program PKK juga tertunda. Namun saya tetap ada komunikasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) waktu itu, satu Kecamatan satu wadah anak berkebutuhan khusus. Jadi tidak usah ditutup-tutupi, samakan dengan anak yang normal. Cuma memang terkendala selama 2 tahun, hanya saja sudah ada patrunnya tinggal terbentuk,” kata Yunita.
Atas prestasi yang sudah diraih, Yunita memberikan apresiasi kepada Ketua PKK Desa dan Kecamatan yang telah mendukung program-program selama ini.
Istri Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan ini juga meminta agar semua pengurus dan anggota PKK, baik Desa, Kecamatan maupun Kabupaten, jangan berpuas diri atas prestasi yang sudah diraih.
Sementara itu, Wakil Bupati, M Ali Yusuf Siregar selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Deli Serdang, menyampaikan, penghargaan SWK yang diraih bisa terus memotivasi untuk meraih penghargaan-penghargaan lain kedepannya.
“Mudah-mudah penghargaan ini bukan hanya kali ini saja, tetapi bisa bertambah lagi. Penghargaan ini menunjukan Deli Serdang merupakan kabupaten terbaik di Provinsi Sumatera Utara. Mudah-mudahan Deli Serdang lebih maju lagi sampai tidak ada Kabupaten lain yang mengimbangi,” kata Wabup.
Direktur Advokasi dan Penggunaan Kelembagaan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), sekaligus Ketua Tim Penghargaan SWK dan Manggala Karya Kencana (MKK), Wahida Paheng mengatakan, untuk mendapatkan penghargaan dari Presiden tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dijelaskan, dari sekian usulan kepada Sekertariat Militer Presiden, ada nama Yunita Ashari Tambunan.
“Dengan diusulkannya ibu Bupati (Yunita Ashari Tambunan) sebagai penerima, tentu ada satu syarat internal BKKBN. Sudah 2 tahun menerima MKK yang diberikan BKKBN dan beberapa syarat dari tim penilai,” jelasnya.
Wahida juga memberi apresiasi kepada Bupati, Ashari Tambunan, selaku Pembina, Wakil Bupati sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting serta para kader di daerah yang selama ini telah mengimplementasikan atau yang terjun langsung ke lapangan. (Idris)



