Terjadi Perkelahian di Dekat Cafe Combo dan Berujung Saling Lapor ke Polsek Bangun

Lokasi Cafe Combo di Huta VIII Nagori Silou Malaha.

Simalungun, Lintangnews.com | Tak jauh dari Cafe Combo dan dekat alur Sungai Bah Bolon di Huta VIII, Nagori Silou Malaha, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, terjadi bentrokan yang berujung perkelahian, Minggu (26/7/2020).

IKLAN

Buntutnya, 1 orang atas nama Yudi Setiawan (20) dilarikan ke RSUP Adam Malik Medan, karena matanya membengkak dan nyaris keluar dari posisi semula.

“Iya warga saya. Matanya bengkak dan sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Tentara, Kota Siantar. Karena gak sanggup, akhirnya dibawa ke Medan,” kata Pangulu Nagori Silou Malaha, Mardianto melalui telepon seluler, Senin (27/7/2020).

Perkelahian itu terjadi sekira pukul 00.15 WIB dan sejumlah pemuda yang terlibat diduga telah dipengaruhi minuman keras (miras). “Itu bukan cafe, tetapi di warung dan sudah pengaruh minuman,” jelas Mardianto

Informasi diperoleh, yang terlibat bentrokan antara sejumlah pemuda asal Perumnas Batu VI dengan Batu V Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Sebelumnya, salah seorang pemuda asal Perumnas Batu VI, Anto saat baru tiba di Cafe Combo, justru menerima ucapan tak pantas dari seorang pemuda asal Batu V, Benget. “Matamu lah,” sebut Benget.

Selanjutnya Anto bertanya pada Benget maksud perkataannya itu. “Apa salah ku bang,” tanya Anto.

Lalu terjadi pertengkaran mulut dan saat bersamaan, seorang pemuda dari Batu V berkoordinasi dengan rekan-rekannya asal Batu VII untuk datang ke lokasi.

Tak lama, sejumlah pemuda dari Batu VII datang ke Cafe Combo. Ini mengakibatkan seorang pemuda warga Nagori Silou Malaha, Putra Siahaan mengalami luka di kepala.

Salomo Pangaribuan alias Combo saat ditemui, Senin (27/7/2020) sekira pukul 16.16 WIB membenarkan adanya perkelahian. “Di bawah sananya orang itu ribut,” ujarnya sembari menunjuk ke arah jembatan Sungai Bah Bolon.

Pria berkulit hitam manis itu mengaku, baru saja dari Polsek Bangun dan bertemu dengan Putra Siahaan.

“Dia melaporkan yang orang Perumnas Batu VI itu. Saya melaporkan si Putra,” sebutnya seraya mengaku, mertuanya, Bambang masih memiliki hubungan keluarga dengan Putra.

Salomo mengatakan, melaporkan Putra, karena telah menyerangnya usai bentrok dengan pemuda asal Perumnas Batu VI. “Saya di sini duduk. Orang itu ribut di bawah. Didatangi saya dan dibilang karena anak ku,” katanya.

Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo melalui Kanit Reskrim Polsek Bangun, Ipda L Sirait saat dikonfirmasi via telepon seluler, Senin (27/7/2020) mengatakan, itu masih penyelidikan.

“Mungkin diserahkan ke Unit Jahtanras nanti,” paparnya. (Zai)

IKLAN