Simalungun, Lintangnews.com | Calon Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) bersama Tim Pemenangan RHS-ZW, kembali menggelar blusukan dan membangun silaturahmi dengan 30-40 orang warga di setiap Nagori (Desa) di Kecamatan Hatonduhan, Selasa (3/11/2020).
Di setiap Nagori, RHS selalu menyampaikan, dirinya bersama pasangannya Zonny Waldi, jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Simalungun hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar 9 Desember 2020, akan melakukan gerakan Simalungun Berantas Korupsi (SiBersih).
Gerakan itu untuk mewujudkan kerja 100 hari dengan pemerintahan yang baik dan bersih dari tindakan pidana korupsi di berbagai sektor dinas, badan dan kelembagaan di Pemkab Simalungun.
Ada 3 hal yang disampaikan RHS, yaitu terkait Alokasi Dana Nagori (ADN), tidak mengintervensi pengelolaan dana Nagori dan memberikan payung hukum bagi perangkat Nagori.
ADN Disalurkan 100 Persen ke Masing-Masing Nagori
RHS menegaskan, jika pasangan nomor urut 1 ini memenangkan Pilkada Simalungun akan menyalurkan 100 persen ADN ke seluruh Nagori. ADN itu, kata RHS harus dimanfaatkan untuk pembangunan nagori agar lebih maju, lebih baik dan mensejahterakan warga Nagori.
“Jika dana itu tidak sampai ke Nagori sebesar angka yang ditetapkan, di tengah jalan sudah dipangkas sana sini, sehingga yang sampai hanya 60 persen, kan sudah tidak benar. Apalagi yang dapat dipergunakan untuk membangun Nagori? Kami tidak akan melakukan hal itu dan akan disalurkan 100 persen, tanpa sepeser pun berkurang,” kata RHS.
Dijelaskannya, Nagori adalah ujung tombak pemerintahan, yang harus mendapatkan perlakuan lebih baik, agar pembangunan lebih maju dan warga sejahtera.
“Kami akan mensejahterakan rakyat Simalungun mulai dari Nagori. Komitmen kami, nagori-nagori harus lebih dimajukan, lebih dibenarkan penggunaan anggarannya dan diprioritaskan kesejahteraannya. Jika Nagori sudah sejahtera, itu ya kesejahteraan Simalungun,” paparnya.
Tidak Mengintervensi Pengelolaan Dana Desa
RHS juga menerangkan, bersama pasangannya Zonny Waldi (ZW) sudah sepakat, untuk tidak mengintervensi para Pangulu dalam hal pengelolaan dana desa.
“Pemerintah sudah menyiapkan fasiltas tenaga pendampingan Nagori dan pendampingan Kbupaten dalam hal pengelolaan dana desa. Untuk itu, kami akan memberikan keleluasaan bagi para pendampingan Nagori, agar kemandirian Pangulu dalam menggunakan atau mengelola anggaran Nagori lebih terarah,” sebut RHS.
Menurutnya, intervensi akan mengganggu kemandirian Pangulu. Ketika intervensi itu lebih dominan, maka arah kerja dan pertanggungjawaban Pangulu terhadap penggunaan anggaran akan semrawut dan akhirnya tidak benar.
“Jika penyaluran dan penggunaan dana Nagori benar dan tidak dintervensi, maka pembangunan kan lebih baik. Rakyat di Nagori pun, dapat melakukan pengawasan agar semuanya berjalan sebagaimana sudah diatur dalam ketentuan yang ada,” paparnya.
Payung Hukum Bagi Perangkat Nagori
Terkait penyaluran dana Nagori 100 persen dan tidak adanya intervensi kepada Pangulu, RHS yang memiliki gelar Sarjana Hukum itu menyatakan, akan mempersiapkan payung hukum bagi para perangkat Nagori.
“Tentu, untuk semua yang saya sampaikan itu perlu dipersiapkan payung hukumnya, agar setiap elemen yang terlibat dalam proses penggunaan anggaran Nagori benar-benar terlindungi sesuai dengan hak dan kewajiban, serta sanksi jika para Pangulu melakukan pelanggaran merugikan negara terkait penggunaan anggaran,” papar RHS.
Diungkapkannya, pasangan RHS-ZW akan memberikan perasaan aman dan nyaman bagi siapapun pengguna anggaran di Pemkab Simalungun.
“Tidak ada yang perlu merasa takut melakukan inovasi dalam memajukan Nagori masing-masing. Karena itu lah sesungguhnya yang kami harapkan dalam membangun Simalungun lebih maju, lebih baik dan rakyat sejahtera,” sebutnya.
RHS menyampaikan pesan, agar setiap warga yang mempunyai hak untuk menetapkan pilihan, pada 9 Desember 2020, dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Jangan lupa, untuk perubahan Simalungun lebih maju, lebih baik dan rakyat sejahtera, pilih nomor urut 1. Hapal nomor urut 1 dan ingat wajah RHS-ZW,” paparnya mengakhiri. (Rel/Zai)


