Tiga Putranya Tewas dalam Kecelakaan Beruntun, Ruliana Gultom: Ngeri Kali Cobaan Ini Ku Terima

Ruliana Boru Gultom saat menangis histeris atas kepergian ketiga putranya.

Simalungun, Lintangnews.com | Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) beruntun di Jalan Siantar-Perdagangan Km 4-5, Nagori Dolok Marlawan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Kamis (19/11/2020) akhirnya merenggut 5 nyawa.

Data terbaru diperoleh di RSUD Djasamen Saragih, Kota Siantar, seorang bocah bernama Digu Sidabutar (5) juga tewas dalam kecelakaan itu bersama 2 orang saudaranya.

Sementara korban lainnya yang sebelumnya mengalami luka berat, Charles Sianipar (45), karyawan PT Gudang Garam, warga Jalan Bunga Zaitun, Nagori Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar juga meninggal dunia di Rumah Sakit (RS).

Sementara itu, di RSUD Djasamen Saragih, 2 orang wanita histeris melihat anggota keluarga mereka yang tewas.

Ruliana Boru Gultom tak bisa membendung kesedihan dan air mata ketika melihat kantong mayat warna biru di ruang Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal RSUD Djasamen Saragih.

Tiga orang putranya yang masih kecil serta mertuanya meninggal dunia hampir bersamaan usai insiden maut tersebut.

Hotdiman Sidabutar (58), warga Simpang Kalang, Jalan Asahan Km 4, Nagori Pantoan Maju, Kecamatan Siantar mengalami luka cukup parah, akhirnya meninggal dunia menyusul ketiga cucunya yang lebih dahulu tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kenapa kau tinggalkan mamak anak ku. Sia-sia semua pengorbanan ku, semuanya habis, merekanya harta ku. Gak ada lagi yang menghibur aku,” tangis Ruliana di samping jasad ketiga putranya.

Wanita itu pun nyaris pingsan, lantaran tidak sanggup melihat jasad ketiga putranya yang tewas dengan kondisi tubuh terbelah-belah akibat terlindas truk tronton yang mengalami rem blong.
“Sudah diambil semua anak-anak ku! Anak ku kenapa kau tinggalkan mamak. Oh Tuhan..! Ngeri kali cobaan ini ku terima. Suami ku lagi kondisi sakit di rumah,” jeritnya.

Sementara itu, seorang wanita lainnya mendekap jasad Charles Sianipar (45). Teriakan histerisnya memecah keheningan di instalasi jenazah RSUD Djasamen Saragih.“Pak e, bangun bapak…! Pak e…! Kok bisa gitu?” jeritnya histeris.

Berikut, data terakhir korban yang diperole di RSUD Djasamen Saragih: Viona Sidabutar (8), Vincent Amsal Sidabutar (7) dan Gibran Natanael Sidabutar alias Gido (5), ketiganya beralamat di Simpang Kalang, Jalan Asahan Km 4, Nagori Pantoan Maju, Kecamatan Siantar, Simalungun.

Sementara korban luka-luka yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) yaitu:

–Desi Noviyanti Hutabarat (29) warga Jalan Viyata Yudha, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar.

–Mulyadi Harahap (72) warga Jalan Sabang Merauke, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Siantar.

–Sudarman (40) warga Huta Margo Mulyo, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.

–Arbain (34) warga Bah Bayu, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.

–Sri Eka Novriyani (38) warga Jalan Merpati, Kelurahan Sipinggol-pinggol, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar. (Elisbet)