Tiga Tahun Kepemimpinan Edy-Ijeck, Pembangunan Jalan Provinsi Pantai Labuhanbatu Belum Terwujud

Kondisi Jalan Lintas Provinsi yang rusak di Pantai Pesisir Labuhanbatu.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Bulan September 2021 ini genap 3 tahun kepemimpinan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Edy-Ijeck) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023.

Tak terasa pasangan yang maju dengan julukan ‘Eramas’ itu sudah 3 tahun memimpin Sumut. Artinya mereka tinggal 2 tahun lagi mengujudkan visi ‘Sumut Bermartabat’ sebelum meletakkan jabatan pada 5 September 2023 mendatang.

Lalu apa yang sudah mereka perbuat untuk masyarakat Sumut selama 3 tahun ini ? Terutama masyarakat Labuhanbatu yang berada di pesisir pantai meliputi Kecamatan Panai Hilir, Panai Tengah, Panai Hulu, Pangkatan dan Bilah Hilir dari sektor infrastruktur jalan yang merupakan urat nadi dalam melakukan aktifitas dan membangkitkan ekonomi rakyat.

Hal itu disampaikan Tokoh Masyarakat Pantai Pesisir Labuhanbatu, Burhan Nasution ketika ditemui wartawan, Selasa (7/9/2021) di Kota Ajamu Panai Hulu, tepatnya di lokasi Jalan Lintas Provinsi yang rusak parah.

Dia mengatakan, sejumlah Jalan Lintas Provinsi di wilayah pesisir pantai Labuhanbatu banyak yang rusak dan perlu perbaikan serius untuk kelangsungan hajat hidup orang banyak.

Menurutnya, akses utama rakyat adalah jalan dan infrastruktur baik dan bagus. Burhan menuturkan, apapun yang dilakukan rakyat akan terwujud dan tidak terganggu perjalanan menuju Kabupaten atau Provinsi.

“Saat ini kondisi Jalan Lintas Provinsi mulai dari Pangkatan sampai ke Sei Berombang banyak yang rusak, berlubang dan bergelombang,” lanjutnya.

Burhan mengatakan, pasangan Eramas pada saat kampanye Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) tahun 2018 berkunjung ke Labuhanbatu dan persisnya  sudah mengetahui kondisi Jalan Lintas Provinsi di pesisir pantai Labuhanbatu. Dan perolehan hasil suara Pilgubsu, jika wilayah pesisir pantai Labuhanbatu sangat memuaskan.

Sebelumnya kunjungan kerja Gubsu dalam rangka penyerahan bantuan Provinsi Sumut Tahun Anggaran (TA) 2021 di aula Asrama Haji Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu pada tanggal 4 Agustus 2021 lalu. Gubsu juga menyampaikan, naiknya tunjangan guru honorer SMA/SMK Negeri di Sumut dari Rp 40.000 per jam menjadi Rp 90.000. Kemudian mulai tahun 2021 telah diberikan Rp 35.000 per bulan untuk setiap siswa-siswi SMA/SMK dalam bentuk subsidi uang sekolah.

Tokoh Pendidikan dan Agama, Ustadz Fadhli Hasibuan menyampaikan terima kasih atas apa sudah dilakukan untuk pendidikan, terutama kesejahteraan guru dan membantu orang tua siswa-siswi tingkat SMA/SMK Negeri di Sumut.

“Namun harapan dari seluruh masyarakat khususnya pada Gubsu untuk memprioritaskan akses jalan provinsi di pesisir pantai Labuhanbatu, sehingga apa yang menjadi program untuk kemaslahatan umat akan dikenang sampai kapan pun,” tukasnya.

Pada pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Daerah (RKPD) Pemprovsu di Medan pada bulan April 2021 lalu, Gubsu bahkan menegaskan rencana itu bukan sekedar mimpi dan diharapkan pembangunannya bisa dimulai tahun 2022. (Sofyan)