Labuhanbatu, Lintangnews.com | Menyikapi ancaman penyebaran paham radikal, khususnya bagi mahasiswa, akademisi dan masyarakat, DPC Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Kabupatren Labuhanbatu mengadakan forum diskusi mengangkat tema ‘Upaya Memberikan Pemahaman Kepada Masyarakat Dalam Menyikapi dan Mencegah Radikalisme’.
Kegiatan diskusi publik web seminar (webinar) ini berlangsung via Zoom yang diikuti 35 orang, Sabtu (29/8/2020).
Ketua DPC GBNN Labuhanbatu, Muhammad Akbar Siagian mengatakan, kegiatan ini diadakan agar mahasiswa dan akademisi maupun masyarakat yang hadir dalam diskusi publik memahami akan bahaya radikalisme. Termasuk bagaimana bisa mengetahui seseorang yang terpapar paham radikalisme.
“Untuk menangkal paham radikal, masyarakat harus membentengi diri dengan mengamalkan Pancasila, termasuk meningkatkan nilai-nilai kearifan lokal di masing-masing daerah serta memperkuat wawasan kebangsaan dan rasa cinta Tanah Air. Pancasila sebagai ideologi negara diyakini mampu menangkal radikalisme, karena sangat tepat dan cocok dengan budaya bangsa, serta sebagai pemersatu rakyat Indonesia,” ujarnya.
Kegiatan diskusi publik ini mendapat respon positif menutur salah seorang peserta yaitu, Feriansyah (mahasiswa).
“Kalau bisa sering- sering diadakan diskusi seperti ini, sehingga menambah wawasan kita selaku pelajar dan mahasiswa. Karena kegiatan seperti miliki tujuan positif dan saya mendukungnya,” ujarnya.
Dalam kegiatan diskusi publikitu turut hadir sebagai nara sumber yakni, Ketua GBNN Labuhanbatu, Muhammad Akbar Siagian dan Saihatul Aman Hasibuan selaku Tokoh Pemuda Kecamatan Kotapinang. (FZ)


