Usut Dana Pemakaian Excavator Dinas PU Tebingtinggi

Kondisi excavator milik Dinas PU Tebingtinggi dalam kondisi rusak.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Ada hal unik yang terjadi di Dinas Pekerjaan Umum (Pemko) Tebingtinggi terkait aset excavator yang terancam menjadi besi tua dalam waktu dekat ini.

Pasalnya, dikabarkan excavator itu dikabarkan rusak berat dan kini untuk pembiayaan perbaikan mencapai Rp 1 miliar.

Hal ini terungkap saat warga diambang ketakutan pasca aliran Sungai Bahilang di Jalan Sisinggamanggaraja, Kelurahan Bandarsono kian mengecil dan mengalami kedangkalan akibat sudah tahunan tidak dilakukan penggerukan.

Beos selaku staf di Dinas PU, kemari, membenarkan excavator itu rusak dan perlu dana besar untuk perbaikannya.

Disinggung bagaimana bisa rusak padahal alat berat excavator belum pernah dipergunakan pasca ‘pinjam pakai’ dari pihak Sat Reskrim Polres Tebingtinggi pasca kasus sewa menyewa yang menyeret oknum staf Dinas PU, Syarief Hasibuan, jusru Beos tak berkomentar lagi saat dikonfirmasi.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tebingtinggi, Pahala Sitorus, Jumat (8/3/2019) juga membenarkan excavator itu sedang rusak dan perlu pembiayaan besar.

Sementara itu, tokoh masyarakat dan aktifis, pak Maria berharap agar kasus sewa pinjam pakai alat berat excavator dituntaskan pihak Sat Reskrim Polres Tebingtinggi.

Pasalnya, alat berat itu diakui sudah rusak parah dan tidak bisa dipergunakan lagi. Sementara sewa menyewa excavator itu dicurigai menguntungkan oknum tertentu.

Hal ini diakui pihak Sat Reskrim yang telah menetapkan 1 orang tersangka yaitu Lilik yang sudah divonis majelis hakim. Ini juga dibenarkan Iptu Budi Sihombing selaku KBO Reskrim, kemarin, di ruang kerjanya. (purba)