Ngantuk, Truk Tabrak Septor dan Rumah Warga, 2 Anak Tewas

Petugas Unit Laka Polres Tebingtinggi saat melakukan olah TKP.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Mengantuk, truk Colt Diesel nomor polisi (nopol) D 8828 WD yang dikemudikan Zulham M Sihombing (37 ), warga Jalan Banten Lingkungan VII Kelurahan Badak Bejuang, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi, menabrak sepeda motor Yamaha nopol BM 4881 SS dan teras rumah warga.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Gatot Subroto Lingkungan 9, Kelurahan Lubuk Baru, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, Jumat (8/3/2019) sekira pukul 05.30 WIB.

Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor, Zulpikar (27) warga Jalan P Samosir Lingkungan I, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebingtinggi, mengalami luka berat dengan kondisi patah tulang kaki kiri dan robek pada mata kiri dan kini masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tebingtinggi.

Kondisi sepeda motor yang hancur usai ditabrak truk.

Namun 2 orang anaknya tewas di tempat yaitu, Siti Latifah (7) status pelajar dan Lutfi (3) dengan kondisi luka berat di bagian kepala. Sedangkan istrinya, Alif (23), mengalami luka ringan dengan kondisi lecet di bagian dahi dan dirawat di RS Bhayangkara Tebingtinggi.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, AKP Enda Iskandar Tarigan melalui Kanit Laka Lantas, Aiptu K Napitupulu membenarkan adanya kecelakaan yang menyebabkan 2 korban tewas, 1 luka berat dan 1 luka ringan.

Aiptu K Napitupulu menuturkan, sesuai pengakuan supir truk, datang dari arah Kota Siantar melaju kencang menuju Tebingtinggi dengan kondisi ngantuk.

Truk yang menabrak sepeda motor dan rumah warga.

“Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di tikungan, supir melaju dari  jalur kanan jalan dan tidak memperhatikan adanya sepeda motor yang datang dari arah depan di badan jalan jalur sebelah kanan Jalan Gatot Subroto Km 3 arah Siantar menuju Tebingtinggi,” sebutnya.

Sementara itu, supir truk dan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan dibawa ke Unit Laka Lantas Polres Tebingtinggi, Jalan T Imam Bonjol guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (purba)