Vaksinasi Covid-19, Bupati Asahan Tak Memenuhi Syarat karena Usia

Asahan, Lintangnews.com | Bupati Asahan, Surya dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri kegiatan pencanangan pelaksanaan Vaksin Covid-19 jenis Sinovac bertempat di Pendopo rumah dinas, Selasa (9/2/2021) kemarin.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan, selain bertujuan untuk meningkatkan imunitas, juga mendukung percepatan pelaksanaan vaksinasi dan memotivasi seluruh lapisan masyarakat.

“Vaksinasi bertujuan untuk mengurangi transmisi atau penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Virus Coroba mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd imunity). Juga melindungi masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi,” tegas Surya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi dimulai dari tahap registrasi dan verifikasi. Selanjutnya tim medis akan mengidentifikasi kesehatan calon penerima vaksin apakah memiliki penyakit penyerta, lalu mengukur suhu tubuh dan tekanan darah.

Kemudian hasilnya akan diinput ke aplikasi online Primary Care BPJS Kesehatan. Ini bertujuan apakah bisa direkomendasikan untuk menerima vaksin, ditunda, atau tidak sama sekali.

Setelah divaksin, penerima akan diobservasi selama 30 menit untuk melihat kondisi kesehatan. Dan menunggu sertifikat yang menyatakan telah menerima vaksinasi selesai dicetak.

Untuk diketahui, vaksinasi di Kabupaten Asahan ada 2 tahap. Yaitu tahap pertama selama 14 hari setelah divaksin. Kemudian untuk menerima vaksinasi tahap kedua pada 14 hari mendatang.

Sebelumnya, Senin (8/2/2021) kemarin, pemberian hari pertama telah dilaksanakan terhadap tenaga kesehatan(nakes) di Asahan berjalan lancar, aman dan sukses.

Daftar nama-nama peserta yang mengikuti pencanangan vaksinasi pada hari itu yakni, Bupati Surya, Ketua DPRD, Baharuddin Harahap dan Forkopimda.

Usai melewati beberapa tahap screning dan validasi, tim medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan RSUD HAMS Kisaran menyatakan, kondisi Bupati Asahan dalam keadaan sehat serta tekanan darah yang normal. Hanya saja setelah diidentifikasi, ternyata Surya belum memenuhi syarat dari segi usia penerima vaksin.

Syarat mutlak itu mengacu pada keputusan Dirjen Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor : HK 02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Vaksinasi, bahwa Vaksin Sinovac masih diberikan pada usia 18-59 tahun. Sementara usia di atas 59 tahun belum diperbolehkan.

Untuk sementara masih menunggu kebijakan apakah kajian Vaksin Sinovac boleh diberikan atau tidak pada usia itu, akan menunggu vaksin jenis baru.

Selain itu, Ketua DPRD dan Pengadilan Negeri (PN) Kisaran juga belum memenuhi beberapa kriteria untuk menerima Vaksin Sinovac, setelah melewati tahap screening oleh tim medis.

Sementara itu, Kapolres Asahan, AKBP Nugroho Dwi Haryanto sukses melakukan vaksinasi Covid-19. Kapolres juga menyampaikan himbauan pada masyarakat untuk tidak ada keraguan divaksinasi karena Vaksin Sinovac aman.

Mengakhiri rangkaian pelaksanaan vaksinasi, Bupati menghimbau masyarakat Asahan agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang telah ditetapkan pemerintah. (Heru)