Wagner Damanik : Generasi Muda Simalungun harus Menjadi SDM yang Unggul

Simalungun, Lintangnews.com | Irjen Pol (Purn) M Wargner Damanik bersama istri, Maya boru Purba berkunjung ke sejumlah sekolah di Kecamatan Sidamanik, Dolok Panribuan dan Girsang Sipangan Bolon, Rabu (18/12/2019).

Kunjungan dari Dewan Pembina Yayasan Perduli Pendidikan Marsiurupan (YPPM) itu guna memonotoring evaluasi kinerja dan hasil siswa-siswi yang mendapatkan beasiswa dari YPPM bekerjasama dengan Ganesha Operation dan PTPN IV. Turut hadir mendampingi Boston Purba selaku Wakil Ketua YPPM.

“Generasi muda Simalungun harus menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Karena kepada mereka kelak masa depan Simalungun diserahkan,” ucap Wagner.

Lanjutnya, kehadiran YPPM di Simalungun juga memberikan pendidikan karakter, yang bertujuan untuk membentuk generasi muda Simalungun agar bisa memiliki integritas dan intelektual yang mumpuni.

Menurutnya, hal ini untuk bisa menjadi pemimpin-pemimpin yang handal nantinya, sehingga kaum millennial Simalungun harus maju.

Semesteran bimbingan belajar (bimbel) gratis hasil kerja sama YPPM, Ganesha Operation dan PTPN IV itu mengusung thema ‘Belajar Keras Kunci Meraih PTN 2020’.

“Kegiatan ini sangat strategis yang telah kami laksanakan selama 6 tahun untuk mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing. Karena di tangan merekalah kelak Simalungun ini. Saya bangga memiliki teman-teman yang masih peduli dengan masa depan SDM Simalungun.

Wagner menuturkan, pembelajaran tentang karakter dan kreatifitas sangat mengemuka saat ini. Karena tantangan di era tekhnologi 4.0 ini dinilai kompleks.

Wagner Damanik memberikan arahannya saat memonitoring evaluasi kinerja dan hasil siswa-siswi yang mendapatkan beasiswa dari YPPM bekerjasama dengan Ganesha Operation dan PTPN IV.

“Era ini bukan untuk dihindari, namun harus dihadapi. Karena itu mari kita persiapkan mereka sedari dini. Semoga SDM Simalungun semakin maju dan unggul.

Salah seorang pengamat politik dan pemerintahan di Simalungun, Econ Ambarita mengapresiasi kegiatan yang digagas Wagner Damanik sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan SDM di Simalungun kedepannya.

Dia menuturkan, saat ini banyak orang bertanya padanya tentang siapa sosok calon pemimpin yang tepat dan baik, sehingga akan dipilih untuk menjadi pemimpin Simalungun selama 5 tahun.

“Menurut saya, semua calon tersebut adalah orang yang baik. Namun baik belum tentu dirinya yang terbaik, ingat itu,” sebut Econ.

Dia menuturkan, ini agar masyarakat Simalungun nantinya tidak keliru, sehingga bisa mendapatkan yang terbaik. Dirinya mengajak, agar mulai melihat calon itu dari sisi lainnya, seperti rekam jejaknya selama ini.

“Mari kita menjadi pemilih yang bijak. Karena pemilih yang bijak pasti melihat rekam jejak. Jangan lihat dari sisi baiknya, sebab baik itu bisa sengaja dibuat atau diciptakan saat dirinya butuh. Lihat lah aura ketulusan dan kharisma dari calon tersebut, serta adakah kasih (holong) terpancar dari wajahnya?,” sebutnya.

Econ menuturkan, ini menjadi pertanyaan bisa kah kelak pemimpin itu mengasihi rakyatnya dengan setulus hati. Menurutnya, ini yang utama agar rakyat tidak merasa kecewa nantinya atas kepemimpinan pemimpin itu dan jangan lagi ada terdengar kalimat ‘salah pilih’. (Rel)