Wah! Asisten Pribadi Istri Kadis PUPPR Simalungun Difasilitasi Mobil Dinas

Simalungun, Lintangnews.com | Mobil Honda CRV warna hitam nomor polisi (nopol) BK 1304 T yang diketahui kendaraan dinas Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum Perumahan dan Penataan Ruang (PUPPR) Pemkab Simalungun, Beny Saragih berpindah ke tangan seorang pria inisial FSS warga Nagori Dolok Marlawan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.

Hal itu terungkap ketika FSS datang ke simpang Jalan Sabang Merauke, Kelurahan Simalungun, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Siantar, mengendarai mobil dinas plat merah itu, Rabu (20/11/2019) sekira pukul 17.00 WIB.

Kedatangan mantan Calon Legislatif (Caleg) DPRD Simalungun itu setelah dipanggil seorang wanita diketahui istri dari Beny Saragih yang berambut panjang dan pirang serta berkulit putih.

Diketahui FSS dipanggil untuk membawa seorang pengendara sepeda motor Honda Supra 125, inisial DS hendak berobat. Namun, berujung penolakan dari RS yang merupakan adik kandung dari DS.

“Saya tadi datang dari Siantar Square. Persis di Simpang Jalan Merauke mobil itu parkir dan buka pintu, sehingga kena kaki saya dan menjadi memar,” kata DS seraya ditambahi adiknya RS yang menolak ajakan FSS membawa berobat.

Diketahui mobil merk Honda CRV nopol BK 1935 FT abu-abu itubdikemudikan seorang perempuan Boru Tamba dan merupakan rekan dari istri Beny Saragih. “Sama-sama orang Parluasan nya kita,” ucap Boru Tamba.

Sebelumnya, istri Beny Saragih sempat menyebutkan tak mau lagi membawa DS yang kaki kanannya mengalami memar akibat pintu mobil BK 1935 FT dibuka tanpa memperhatikan kendaraan yang melintas.

“Gak mau lagi kami membawanya. Biar Asisten kami yang membawa,” kata istri Beny Saragih dengan raut wajah tanpa senyum.

Tak lama, Asisten yang disebut istri Beny Saragih datang mengendarai mobil dinas nopol BK 1304 T. Dan ternyata, FSS yang memakai kaos oblong dan celana panjang warna biru.

Saat ditanya apakah istri dari Beny Saragih dan FSS yang dipanggil sebagai Asisten, wanita itu bersama kedua rekannya menghindar ke sebuah warung kopi tak jauh dari Simpang Jalan Sabang Merauke.

“Kok tebak-tebak? Siapa Sanca? Nggak. Lantam kali. Macam mama-mama,” ucap istri Beny Saragih sembari berjalan menuju sebuah warung kopi dan disusul FSS.

Diduga istri Beny Saragih menghilang setelah mengetahui adanya 2 orang wartawan di lokasi kejadian.

Sementara Beny Saragih saat coba dikonfirmasi via WhatsApp (WA), Rabu (20/11/2019) sekira pukul 17.57 WIB ‘menolak’ memberikan jawaban. Pesan singkat dilayangkan hanya ceklis dua warna biru. (Zai)