Wali Kota Pimpin Upacara Gabungan di Lingkungan Pemko Tebingtinggi

Pj Sekda, Marapusuk Siregar memimpin apel gabungan di lingkungan Pemko Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Pasca pelaksanaan cuti bersama dan hari libur nasional dalam rangka merayakan Idul Fitri, di hari pertama kerja, Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan diwakili Pj Sekda, Marapusuk Siregar memimpin upacara gabungan di lingkungan Pemko Tebingtinggi, Senin (10/6/2019) di halaman Balai Kota.

Hadir dalam upacara itu, para Asisten, Staf Ahli Pemko Tebingtinggi,pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, pengawas dan pelaksana, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Mengawali sambutannya, Marapusuk mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 H Minal Aidin Walfaidzin, mohon maaf lahir dan bathin.

“Semoga semangat kemenangan di Hari Raya Idul Fitri ini bisa menjadikan kita pribadi yang lebih baik lagi di berbagai segi kehidupan, termasuk dalam pengabdian kita sebagai ASN. Kepada para ASN, saya juga meminta untuk tidak menambah libur setelah cuti bersama Lebaran,” sebut Pj Sekda.

Di hari pertama masuk kerja setelah cuti Lebaran ini, Marapusuk juga menghimbau seluruh pelayanan di Pemko Tebingtinggi dapat berjalan seperti biasa, dan apabila mau melakukan halal bihalal hendaknya tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Di Hari Raya Idul Fitri ini juga diharapkan dapat menyudahi konflik bangsa ini setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) beberapa waktu lalu. Marapusuk menuturkan, siapapun yang ikut Pilpres pada 17 april 2019 lalu merupakan putra-putra terbaik bangsa yang memiliki visi dan misi memajukan bangsa Indonesia.

Selain itu, Pk Sekda juga mengatakan melalui Kementerian Sosial (Kemensos), Pemko Tebingtinggi telah mendapatkan 2 program nasional berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Sejalan dengan program Kemensos, pada awal November 2018 Pemko Tebingtinggi mengganti program bantuan sosial rastra menjadi program BPNT.

Sementara itu, melalui Dinas Sosial (Dinsos) Pemko Tebingtinggi sejak tahun 2014 telah memprogramkan bantuan sosial beras bagi masyarkat berpenghasilan rendah untuk memenuhi kecukupan kebutuhan sandang, di luar alokasi penerima BPNT yang diprogramkan.

“Pada tahun 2019 Pemko Tebingtinggi telah menetapkan penerima program bantuan sosial beras madani sebanyak 4.521 Kepala Keluarga (KK) yang terdapat pada basis data terpadu Kemensos,” kata Marapusuk mengakhiri. (purba)