Warga Bah Joga Gelar Acara Syukuran, Anggota DPR Ajak Pangulu Perangi Narkotika

Warga yang diselamatkan dari jerat hukum saat akan menyerahkan nasi tumpeng kepada anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan sebagai ucapan syukuran.

Simalungun, Lintangnews.com | Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Pandjaitan mengajak Pangulu Nagori (Kepala Desa) se-Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang merupakan musuh utama negara Indonesia.

Ajakan politisi Partai Demokrat itu disampaikan di acara silaturahmi dan syukuran yang digelar warga Nagori Bah Joga bertempat di Balai Desa setempat, Kamis (5/5/2022) malam.

Hadir pada acara itu yakni, Pangulu Nagori Bah Joga, Rahmat, Pangulu Nagori Bahalat Bayu, Sihotang, Pangulu Nagori Moho, Suprayogi dan Staf Khusus Rumah Aspirasi Hinca Pandjaitan di Nagori Bangun, Kecamatan Gunung Malela, Thaleb Khan.

Dan sejumlah Staf Khusus Rumah Aspirasi Hinca Pandjaitan di Simalungun. Kemudian tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta sejumlah warga Nagori Bah Joga yang telah diselamatkan Hinca jeratan hukum.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 20 orang warga Bah Joga ditangkapkan oleh pihak Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Bandar Pasir Mandoge di Kabupaten Asahan, atas tuduhan melakukan pencurian terhadap limbah yakni minyak kotor (miko).

Selanjutnya para istri terdakwa dan tersangka mendatangi Rumah Aspirasi Hinca Pandjaitan di Nagori Bangun guna mendapatkan keadilan hukum.

Kemudian ditanggapi Hinca selaku anggota Komisi III yang membidangi hukum dan hak azasi manusia.

Dan atas terlepasnya jerat hukum yang sempat mendera, para warga Bah Joga itu menggelar acara silaturahmi dan syukuran dengan mengundang Hinca.

“Kalau tidak ada pak Hinca yang menolong, kami tidak mungkin bisa berada disini berkumpul bersama keluarga. Kami pasti akan mendekam di penjara. Untuk itu kami bersyukur dan berterima kasih, ” ucap salah seorang warga, Hendra dengan berderai air mata.

Hinca pada kesempatan itu menyampaikan kepada warga, agar mengambil hikmah atas kejadian yang telah dialami untuk lebih baik kedepan dan tidak lagi mengulangi kesalahannya.

Ia juga mengajak seluruh warga menjadikan rumahnya sebagai Rumah Aspirasi Hinca Pandjaitan untuk membantu mengawasi kinerja aparatur negara, apalagi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat agar dapat dievaluasi di DPR.

Hinca juga menekankan untuk tidak terjerumus terhadap bahaya laten narkoba yang terus menghantui masyarakat terlebih generasi penerus bangsa, apalagi Provinsi Sumatera Utara disebutkan peringkat pertama peredaran narkoba.

“Untuk itu mari bersama-sama harus memjaga kampung agar bebas dari peredaran narkoba,” sebut Hinca. (Zai)