Warga Hanyut di Sungai Aek Kundur Pangkatan Labuhanbatu Belum Ditemukan

Petugas BPBD Pemkab Labuhanbatu saat akan melakukan proses pencarian.

Labuhanbatu, Lintangnews.com | Warga Dusun Kampung Padang, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Arifin Ritonga (36) hanyut di Sungai Aek Kundur, Jumat (16/4/2021) sekira pukul 11.30 WIB.

Hingga Sabtu(17/4/2021) siang Arifin belum ditemukan dan masih dalam pencarian pihak keluarga bersama masyarakat dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Labuhanbatu.

Camat Pangkatan, Hulwi mengatakan, berdasarkan informasi dari Kepala Desa (Kades) Kampung Padang, Jamri dan adik korban, Alimansyah Ritonga, saat itu keduanya (korban dan Alimansyah ) mau pulang dari lading selesai memanen kelapa sawit.

“Namun sampan yang mereka tumpangi kemasukan air hingga terbalik di Sungai  Aek Kundur sekira pukul 11.44 WIB. Meski sudah berhasil menepi, namun Arifin tidak dapat menyelamatkan diri dan itu informasi dari adik korban,” paparnya.

Proses pencarian Arifin di aliran Sungai Aek Kundur dilakukan tim BPBD langsung dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Ardian menggunakan perahu karet bermesin.

Sementara penuturan Alimansyah, jika abangnya tidak bisa berenang. Menurutnya, karena sudah tidak tahan lagi, sehingga ranting pohon yang dipegang abangnya terputus.

“Ini membuat abang saya hanyut terbawa arus sungai yang deras dan hingga sampai sekarang belum ditemukan jasadnya,” ucap Alimansyah.

Pencarian terhadap korban dilakukan mulai dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) hingga sepanjang 3 km.

Polsek Bilah Hilir Subsektor Pangkatan telah mengamankan 1 buah sampan terbuat dari fiber yang sebelumnya digunakan korban bersama adiknya. (Sofyan)