Warga Karang Sari Temukan Trenggiling dan Diserahkan ke BKSDA Sumut

Abdi Manahara Damanik beserta istrinya memegang trenggiling yang ditemukan.

Simalungun, Lintangnews.com | Warga Nagori Karang Sari, Kecamatan Gunung Maligas,  Kabupaten Simalungun mendadak dihebohkan dengan temuan seekor trenggiling berukuran dewasa.

Temuan satwa langka dan dilindungi ini pertama kali ditemukan oleh Abdi Manahara Damanik beserta istrinya.

Menurut Abdi, trenggiling berjenis kelamin betina ini ditemukan Kamis (16/9/2021) sekira pukul 22.00 WIB di belakang rumahnya.

“Kondisinya malam itu dalam keadaan hujan deras dan beberapa anjing peliharaan saya menggonggong terus. Saya pikir ada maling, namun setelah dicek bersama istri melihat seekor trenggiling sedang berjalan menuju rumah,” ungkap Abdi, Jumat (17/9/2021).

Selanjutnya Abdi dan istri mengevakuasi satwa langka itu ke dalam sebuah drum dan memberinya makanan berupa telur semut.

Wartawan memegang trenggiling yang ditemukan warga Nagori Karang Sari.

Sadar dan mengetahui trenggiling merupakan satwa yang dilindungi, Jumat (17/9/2021) Abdi beserta istri berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara dan diteruskan ke BKSDA Kota Siantar.

“Saya juga berharap agar apa yang dilakukan ini dapat menjadi contoh dan edukasi bagi masyarakat. Apabila ada menemukan satwa liar dan dilindungi segera untuk melaporkannya kepada pihak aparat terkait, supaya tidak punah dari muka bumi ini,” tambahnya.

Jumat (17/9/2021) sekira pukul 16.00 WIB, 2 orang petugas BKSDA tiba di rumah Abdi di Jalan Anjangsana, Nagori Karang Sari.

Usai melakukan pemeriksaan kondisi hewan dan penandatanganan berita acara serah terima, pihak BKSDA Siantar kemudian membawa trenggiling dewasa itu dan rencananya akan langsung melepaskannya ke Hutan Aek Nauli Parapat.

Petugas BKSDA Siantar, Presli Parel Butarbutar mengungkapkan apresiasi dan terima kasih pada keluarga Abdi Damanik telah melaporkan penemuan trenggiling kepada mereka.

“Kita akan melepaskan trenggiling itu ke alam bebas Hutan Aek Nauli,” ungkap Presli. (Red)