Zona Merah, 4 Cafe di Padangsidimpuan Disegel Petugas

Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Juliani Prihartini menyaksikan pelaksanaan swab test.

Padangsidimpuan, Lintangnews.com | Mengantisipasi penyebaran Covid-19, Polres Padangsidimpuan, TNI dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan gencar melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (5/7/2021) sekir pukul 20.50 WIB.

Ini mengingat Kota Padangsidimpuan masuk ke dalam zona merah Covid-19. Kegiatan juga dirangkai dengan Operasi Yustisi penegakan dan penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes).

Dalam kegiatan itu, seluruh petugas dibagi menjadi 4 tim. Tim pertama menyisir seputaran Jalan Sudirman, Jalan Masjid Raya Baru, Jalan Kenanga, Jalan Tapian Nauli, Jalan Melati, Jalan Mawar, Jalan Yos Sudarso dan Jalan Agus Salim.

Sedangkan tim kedua menyisir seputaran Siborang, Padangmatinggi, Sihitang, Jalan Baru By Pass, Batunadua dan Sitamiang.

Untuk tim ketiga, petugas menyisir seputaran Jalan Sudirman, Komplek ATC, Jalan Thamrin, dan Jalan Wahidin. Sementara tim keempat menyisir seputaran Bincar, Kampung Marancar, Sitataring, Sadabuan dan Rambin.

Kapolres, AKBP Juliani Prihartini menjelaskan, petugas juga membuat 4 Pos Pelaksanaan Yustisi dan Swab.

Ada pun titik lokasi pos itu di antaranya, di RSUD Padangsidimpuan, di depan Pabrik Es Aek Tampang, di depan Sada Kopi Jalan Sudirman dan Simpang IKIP Jalan Merdeka.

Petugas melakukan penyegelan tempat usaha.

“Pada pelaksanaan PPKM ini diutamakan himbauan kepada masyarakat yang masih berkumpul-kumpul dan tak mengindahkan prokes. Kemudian, masyarakat yang tidak mengindahkan prokes diarahkan untuk mengikuti rapid tes di beberapa pos yang telah disediakan,” kata Kapolres.

Lebih lanjut AKBP Juliani mengatakan Pos di RSUD Padangsidimpuan, sebanyak 50 orang diswab dan semuanya negatif Covid-19. Lalu, Pos di depan Pabrik Es Aek Tampang ada 50 orang yang diswab, semuanya negatif. Sedangkan Pos di depan Sada Kopi sebanyak 20 orang yang diswab semuanya negatif.

Dan untuk Pos di Simpang IKIP Jalan Merdeka sebanyak 63 orang yang diswab dan semuanya juga negatif.

Pada pelaksanaan PPKM itu, petugas juga memberikan teguran ke sejumlah pelaku usaha antara lain, di Warung Lontong Antara, Warung Kopi Neng, Rumah Makan Mama, Warung Nasi Goreng Sadabuan, Warung Kopi Rinaldi, Warung Kopi Dodi dan Warung Kopi Goski.

Petugas terpaksa menyegel Warung Kopi Arman, Cafe Shelter, Cafe Five & Co dan Warung Kopi Uhum yang melanggar batas waktu PPKM. Ini termasuk memberi himbauan di Ayam Penyet Marni, RM Himalaya, RM 39, Sate Madura, Mie Aceh, Ayam Penyet Simpang Teuku Umar dan Bakso Polonia.

“Kami mengimbau masyarakat dan seluruh pelaku usaha, agar menghentikan segala aktivitasnya setelah pukul 21.00 WIB. Patuhi prokes dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas (5M),” ajak Kapolres. (SS)