23 Orang WBP Lapas Siantar Dibebaskan

Pihak Lapas Siantar bersama 23 orang WBP yang dibebaskan.

Simalungun, Lintangnews.com | Sebanyak 23 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Pematang Siantar dibebaskan.

Ini merupakan tahap pertama dalam penerapan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Permenkumham) yang terbaru perihal asimilasi dan integrasi tahun 2021.

Selain itu, asimilasi Covid-19 yang sempat dikabarkan hanya berlaku sampai bulan Juni 2021 ternyata dilanjutkan, namun dengan peraturan dan ketentuan yang baru.

Berdasarkan Permenkumham Nomor 24 Tahun 2021 tentang pembebasan dan pengeluaran narapidana dan anak didik pemasyarakatan melalui asimilasi dan integrasi, dalam rangka penanggulangan dan pencegahan penularan Covid-19, Jumat (9/7/2021) kemarin sebanyak 23 orang WBP dikeluarkan guna menjalani program asimilasi di rumah.

Menurut Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Rudy Fernando Sianturi melalui Kasi Binadik, Auliya Zulfahmi, ini merupakan gelombang atau tahap pertama dalam pengeluaran WBP sesuai Permenkumham Nomor 24 Tahun 2021.

“Selanjutnya pengeluaran untuk gelombang berikutnya akan kita laksanakan dalam waktu dekat ini,” sebut Auliya, Senin (12/7/2021).

Dia menuturkan, Lapas Siantar akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik. Namun yang terpenting dalam kegiatan itu seluruh pengusulan asimilasi maupun integrasi tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

“Ini komitmen bersama untuk mewujudkan zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), sehingga mampu membangun moralitas petugas yang tulus dan ikhlas melayani masyarakat baik di dalam maupun di luar Lapas,” papar Auliya. (Zai)