Mobil Bermuatan Alkes Bantuan Dibawa Nginap, Ini Alasan Kapus Hatonduhan  

Alat kesehatan (Ilustrasi).

Simalungun, Lintangnews.com | Mobil dinas Puskesmas Hatonduhan, Kabupaten Simalungun yang baru bermuatan alat kesehatan (alkes) bantuan tidak langsung dibawa ke Puskesmas.

Melainkan dibawa  Kapus Hatonduhan, Ditlanto Silaen untuk menginap di rumahnya.

“Oh iya, karena malam datang, malam lah diturunkan. Kan sudah kebanyakan, besok paginya lah diturunkan dari mobil dinas yang baru,” ucap Ditlanto, kemarin.

Menurutnya, mobil dinas bermuatan alkes bantuan pemerintah dibawanya nginap di rumahnya. Keesokan harinya dibongkar alkes itu oleh petugas Puskesmas Hatonduhan.

“Diletakan segitu saja sama petugas, disatukanlah semua begitu kira-kira. Gak sanggup petugas menyortir semuanya,” terang Ditlanto, setelah mereka mendesak pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Simalungun.

Dia menuturkan, sebelumnya sekitar 3 atau 4 bulan karena mereka protes, maka diantar pihak Dinkes 4 item lagi alkes. Dikatakan Ditlanto, jika alkes itu dicek secara satu per satu.

Lanjut Diklanto, setelah dicek ternyata ada yang lebih barang itu. Ini berarti ada lagi barang yang belum diberikan Dinkes kepada Puskesmas Hatonduhan.

“Maka kami buat nota sendiri jika kekurangan itu sekian item. Dipanggil lah saya mencari solusi. Bagaimana saya mengganti saat itu, sementara saya tidak tau dan tidak ada menandatangani. Kan itu yang kami persoalkan kemarin,” tukasnya.

Akhirnya pasca kunjungan lapangan tim DPRD Simalungun, para anggota dewan menyarankan pihak Dinkes yang menyelesaikan permaslahan itu.  “Diselesaikan oleh dinas lah itu dah setau saya sudah selesainya,” kata Diklanto.

Ditanya alasan pihak Dinkes tak juga mengirimkan alkes yang kurang, Diklanto mengaku, sudah mempertanyakannya. “Katanya ada sidang-sidang dewan. Saya telepon dijawab, nantilah katanya. Untuk lebih jelas tanyalah dinas bagaimana sebenarnya solusinya,” tukas Diklanto Silaen.

Sebelumnya, pasca rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Simalungun, Selasa (6/7/2021), Ketua Fraksi Partai Demokrat, Johannes Sipayung menyampaikan

hasil kunjungan lapangan tim DPRD Simalungun Dapil Kecamatan Hatonduhan, Tanah Jawa, Jawa Maraja dan Hutabayu Raja ke Puskesmas Hatonduhan menemukan adanya kejanggalan penyaluran bantuan alkes tahun 2020 dari Dinkes.

Sebanyak 15 item alkes terungkap hilang atau raib, sehingga tim DPRD mendesak Inspektorat melakukan pemeriksaan dan segera terungkap penyebabnya. (Zai)