4 Paket Sabu di PKS SJS Diduga Berkurang saat Diserahkan ke Polsek Tanah Jawa

Oknum security PKS SJS, Elbin Siringo-ringo saat menyerahkan narkotika jenis sabu di atas kaca HP kepada anggota Polsek Tanah Jawa.

Simalungun, Lintangnews.com | Sebanyak 4 paket besar narkotika jenis sabu yang ditemukan pekerja bongkar saat disembunyikan oknum pekerja sortasi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT PT Sawita Jaya Sejahtera (SJS) Nagori Buntu Bayu Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Selasa (22/3/2019) sekira pukul 13.00 WIB kemarin diduga berkurang saat diserahkan kepada anggota Polek Tanah Jawa sekira pukul 20.00 WIB.

Hal ini dinilai wajar. Pasalnya, barang haram milik oknum pekerja sortasi PKS PT SJS bernama Somat warga Kota Tebingtinggi itu ditahan oleh Humas PKS bernama Januar Sinaga hingga 7 jam lamanya.

Dan diduga setelah berkoordinasi dengan Kapos Tonduhan, Aiptu Girsang Sinaga, selanjutnya menginformasikannya ke Polsek Tanah Jawa sekira pukul 19.00 WIB. Kemudian, 3 orang anggota Polsek Tanah Jawa meluncur ke Tempat Kejadian Perkjra (TKP) bersamaan Kapos Tonduhan. Karena tidak mendapatkan pemilik sabu, ketiga petugas yang datang merasa kecewa.

Diketahui, setelah mengamati foto bukti penyerahan sabu oleh petugas security PKS, Elbin Siringo-ringo kepada petugas Polsek Tanah Jawa,  terdiri dari, 1 paket besar, 2 paket kecil dan 1 paket sedang. Elbin menyerahkan menggunakan handphone (HP) sebagai alas.

Sementara Aiptu Girsang Sinaga membantah mengetahui adanya surat pernyataan pemilik narkotika jenis sabu yang direkayasa Januar Sinaga sebagaimana diberitakan lintangnews.com sesuai informasi masyarakat.

Dia beralasan, penemuan sabu di PKS yang merupakan pengawasan dirinya dengan menerima upah bulanan dari pemilik PKS, saat itu tidak sedang berada ditempat. Aiptu Girsang menuturkan, bersama Kapolsek Tanah Jawa, sehingga mendapatkan informasi temuan sabu.

Di lokasi PSK, personil Polsek Tanah Jawa tidak terima membawa barang bukti itu. Sebab tidak diberikan alias terkesan dilindungi oknum pemilik barang haram itu. Akhirnya Kapos Tonduhan bersama  Januarmenyerahkannya ke Polsek Tanah Jawa.

Informasi dihimpun, jika Selasa (26/3/2019) Polsek Tanah Jawa baru akan melakukan penyelidikan terhadap saksi-saksi. Sementara peristiwa itu terjadi pada Selasa (22/3/2019) sekira pukul 13.00 WIB. Dan dilaporkan pihak PKS ke Polsek Tanah Jawa sekira pukul 19.00 WIB. (zai)