Simalungun, Lintangnews.com | Angin puting beliung terjadi di Nagori Teluk Lapian dan Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun, Minggu (17/11/2020) sekira pukul 04.00 WIB.
“Iya, ngeri kali angin putingnya di Ujung Padang. Kejadiannya sekira pukul 04.00 WIB,” jelas Camat Ujung Padang, Fikri Damanik saat ditemui di DPRD Simalungun, Senin (16/11/2020) sekira pukul 14.30 WIB.
Akibat hantaman angin puting beliung tersebut, rumah semi permanen dan permanen milik warga di Nagori Teluk Lapian dan Kelurahan Ujung Padang mengalami kerusakan.
“Kalau rubuh tidak ada. Tetapi ada mengalami rusak parah saja. Kondisi rusaknya, ada yang berlepasan seng rumahnya dan atap,” kata Fikri sembari mengaku sudah 4,5 tahun sebagai Camat Ujung Padang.
Bahkan, rumah dinas (rumdis) Camat Ujung Padang, turut mengalami rusak akibat hantaman angin puting beliung. “Rumdis Camat saja kena dan mengalami rusak juga,” ucapnya.
Selain itu, untuk jumlah rumah milik warga Teluk Lapian yang mengalami rusak sebanyak 19 unit lebih. Sedangkan di Kelurahan Ujung Padang sebanyak 30 unit rumah.

“Itu pendataan sementara. Barusan ini komunikasi dengan Pangulu Nagori Teluk Lapian dan Lurah Ujung Padang setelah didata lanjut, jumlahnya berkisar 70 unit rumah yang mengalami rusak,” papar Fikri.
Sementara, terkait rusaknya puluhan rumah warga, Camat Ujung Padang telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun.
“Tindak lanjutnya, saat ini dicari yang bisa memmasok sembako untuk disalurkan dalam waktu dekat kepada warga yang rumahnya mengalami rusak,” sebut Fikri.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Simalungun, Frits Ueki Damanik saat dikonfirmasi wartawan via seluler menjelaskan telah memerintahkan pihaknya untuk mengecek langsung ke Nagori Teluk Lapian dan Kelurahan Ujung Padang.
“Kalau bantuannya akan kita salurkan. Namun, soal penyaluran bantuan bukan ranah BPBD, kita akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Simalungun,” jelas Ueki. (Zai)


