Putusan Mahkamah Konstitusi, PSU 16 TPS di Pilkada Labusel

Gedung Mahkamah Konstitusi.

Labusel, Lintangnews.com | Berdasarkan hasil sidang Mahkamah Konstitusi (MK) melalui aplikasi siaran langsung dari gedung MK, Jakarta, Senin (22/3/2021) sekira pukul 10.00 WIB, memutuskan ada 16 Tempat Pemungutan Suara (TPS di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) dinyatakan Pemilihan Suara Ulang (PSU).

MK memutuskan ada 16 TPS yang dinyatakan PSU di Desa Aek Raso, Desa Torgamba, Kecamatan Torgamba dan Desa Tanjung Selatan, Kecamatan Kampung Rakyat.

“Melaksanakan PSU di TPS diberikan waktu 30 hari sejak keputusan ini dibacakan,” ucap Majelis Hakim MK.

MK juga memerintahkan kepada pihak penyelenggara KPUD Labusel agar membentuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang baru.

Selanjutnya Polda Sumatera Utara (Poldasu) dan Polres Labuhanbatu diperintahkan untuk menjaga keamanan pada proses PSU yang akan digelar.

Dasar dari PSU di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Labusel, pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Hasnah Harahap dan Kholil Jufri Harahap menggugat KPUD Labusel ke MK.

Pasalnya mereka menemukan sejumlah temuan dan pelanggaran dalam proses Pilkada 9 Desember tahun 2020 lalu. (Sofyan)