Deli Serdang, Lintangnews.com | Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Deli Serdang membuka pelatihan jahit-menjahit di Desa Sarang Burung Kecamatan Pantai Labu Deli Serdang. Selasa (1/10/2019).
Sebanyak 20 warga terdiri dari ibu rumah tangga mengikuti pelatihan itu. Saat pembukaan pelatihan, tampak hadir Sekretaris Disperindag, Tedy Bachtari, Sekcam Pantai Labu Rusli Ham dan Kepala Desa (Kades) Sarang Burung, Suriyat.
Tedy Bachtari mengatakan, diadakannya pelatihan ini berdasarkan hasil permintaan Desa Sarang Burung yang tertuang pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa Sarang Burung tahun 2018.
“Karena itu kami selaku perpanjangan Pemkab Deli Serdang menyahutinya. Tujuan kita mengadakan pelatihan ini untuk memberi pelajaran atau pelatihan agar warga desa bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) nya melalui jahit menjahit,” tuturnya.
Lanjutya, apabila pelatihan jahit menjahit itu dapat ditekuni, bukan tidak mungkin akan lahir usaha baru di Desa Sarang Burung yang bisa membantu ekonomi warganya. Intinya, dengan pelatihan ini, Pemkab Deli Serdang ingin masyarakatnya pintar dan tidak kalah bersaing dengan masyarakat dari luar.
Kades, Suriyat mengucapkan terima kasih pada Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan melalui Disperindag telah memberi pelatihan jahit menjahit pada warga desanya, sehingga nantinya bisa pintar melalui menjahit.
“Kita berharap, ibu-ibu disini tidah usah lagi bekerja di luar cukup tekuni saja pelatihan ini. Karena dengan menjahit, kita juga bisa mendatangkan uang (rezeki) yang dapat membantu perekonomian keluarga,” ujar Kades.
Sementara itu, Sekcam Pantai Labu, Rusli Ham mengatakan, atas nama pemerintahan kecamatan mengucapkan terima kasih pada Pemkab Deli Serdang yang telah mengadakan pelatihan di Desa Sarang Burung.
“Dengan pelatihan ini akan meningkatlah pola pikir atau SDM warga desa kedepannya. Kami berharap pada peserta pelatihan untuk memanfaatkan pelatihan yang diadakan Disperindag Deli Serdang selama 10 hari sebagai menambah ilmu di bidang jahit menjahit,” paparnya. (Idris)


