Siantar , Lintangnews.com | Komunitas yang menamakan diri Mari Berbagi untuk Kawasan Danau Toba (MBUKDT) melakukan aksi sosial dengan membagikan 3.000 helai masker kepada pedagang di Pasar Dwikora Parluasan dan Pasar Horas, Kota Siantar, Selasa (5/5/2020).
Dalam aksi sosial itu, para pedagang dan pengunjung pasar juga diberikan edukasi tentang penggunaan masker dan menjalankan protokoler kesehatan yang ditetapkan pemerintah.
Perwakilan Anak Rantau dari Daerah Kawasan Danau Toba, Rendy Tampubolon mengatakan, aksi ini bentuk kecintaan para perantau yang tergabung di MBUKDT terhadap masyarakat di sekitar Danau Toba. Pembagian kata dia, difokuskan kepada pedagang di kedua pasar tradisional terbesar di Siantar. Pemilihan kepada pedagang, karena pasar merupakan salah satu lokasi yang konsentrasi massa nya cukup banyak.
“Kita melakukan aksi ini karena kita peduli dengan kondisi Covid-19 (Virus Corona) yang masih terus terjadi. Siantar salah satu daerah yang mempunyai trend meningkat angka kasusnya. Dengan pemberian masker secara gratis ini diharapkan dapat membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Siantar, khususnya di Pasar Parluasan dan Pasar Horas,” terangnya.
Selain di Siantar, pembagian masker gratis juga sudah dilakukan di beberapa titik di kawasan Danau Toba dan sekitarnya. Aksi ini dikerjakan secara spontan dan danaya dikumpulkan secara swadaya dari para anak rantau yang cinta kawasan Danau Toba.
Sementara itu, Direksi Keuangan dan Pemasaran Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PDPHJ), Toga Sehat Sihite, mengapresiasi pembagian masker di pasar kepada pedagang. Dengan bantuan itu kata dia, para pedagang terbantu dengan pemberian Alat Pelindung Diri (APD).
“Dari komunitas MBUKDT kita menerima sebanyak 3.000 APD berupa masker. Kita membagikan kepada pedagang dengan dibantu pegawai PDPHJ bersama relawan. Pedagang cukup antusias dan merasa bersyukur ada bantuan semacam ini kepada mereka. Semoga semakin banyak pihak yang peduli kepada pedagang, melalui aksi sosial lainnya,” kata Toga.
Salah seorang pedagang Pasar Horas, marga Aritonang (53) menyampaikan terima kasih atas pembagian masker yang dilakukan. Ia mengatakan, bantuan alat pelindung diri memang sangat dibutuhkan pedagang. Seperti diketahui pedagang, sangat rentan terkena Covid-19, karena pasar tempat berkumpul banyak orang. (Elisbet)


