Simalungun, Lintangnews.com | Jumlah bandar tebak angka berhadiah di Kabupaten Simalungun untuk meraup omset justru bertambah lagi.
“Rizal (RZL) juga namanya,” ungkap salah seorang sumber melalui telepon seluler, Jumat (26/6/2020).
Menjadi bandar tebak angka berhadiah di Simalungun, RZL asal Belawan itu disebut bawaan SN yang sebulan belakangan ini sempat memilih berhenti dari praktek perjudian tersebut.
Selain itu, RZL sudah memulai bisnis tebak angka berhadiah dikendalikannya. “Mulai hari Selasa itu lah. Saat ini lagi melobi-lobi Polsek jajaran Polres Simalungun orang nya SN,” jelas sumber.
Dengan bertambahnya bandar, inisial RP asal Kota Siantar yang selama ini berkiprah sebagai bandar di Simalungun dan berhasil menundukan para agen judi bakal tersaingi.
“Saya dengar ada perubahan peta permainan (tebak angka berhadiah). Ada bandar dari luar daerah. Berarti tersaingilah nanti RP,” kata sumber lainnya sembari mengaku, tak ingin bermain jika bandar dari luar daerah bawaan SN.
Kapolres Simalungun, AKBP Agus Waluyo melalui Kasat Reskrim, AKP Jerico Chandra Lavian via pesan singkat WhatsApp (WA), Rabu (24/6/2020) menyampaikan, pihaknya akan tetap bertindak tegas apabila ada ditemukan. “Silahkan bantu infokan kepada kami,” balas AKP Jerico melalui WA kepada wartawan.
AKP Jerico juga menyampaikan terima kasih atas adanya informasi bandar judi asal Belawan yang akan bermain di Simalungun dan merupakan bawaan SN. “Ok terima kasih infonya,” sebutnya.
Sebelumnya diberitakan, jika tak ada tempat kejahatan seperti narkoba, judi toto gelap (togel), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), premanisme dan tindak pidana lainnya di Sumatera Utara yang dicanangkan Kapoldasu, Irjen Pol Martuani Sormin belum terwujud.
Seperti di Nagori Marihat Mayang, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, praktek tebak angka berhadiah yang beraroma judi itu masih berjalan aman dan lancar. “Omset si Lomet di sana. Tetapi anaknya yang mengendalikan,” sebut sumber lainnya, Senin (22/6/2020).
Sebagai agen, anak dari Lomet disebut tak sendiri mengendalikan judi tebak angka berhadiah. Melainkan, ada seseorang bermarga Nainggolan yang masih memiliki hubungan keluarga dengan, Lomet. “Itu lah yang membantu di lapangan,” jelas sumber.
Kemudian, omset tebak angka berhadiah yang dikendalikan anak dari Lomet disetorkan kepada seseorang dikenal bernama Bangun.
“Koordinator Lapangan (Korlap) nya si Bangun. Setor omset pada anaknya si Lomet. Kalau si Ramses Simanjuntak sudah gulung tikar,” ungkap sumber.
Sementara, di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun sebagai agen tebak angka berhadiah diduga Harapan Sidauruk. “Memang masih main. Makanya, kalau kalian naikan (beritakan), kena satu kena semua,” papar sumber.
Seperti diketahui, sekitar 3 bulan lalu tepatnya, Rabu 11 Maret 2020 sekira pukul 21.30 WIB, personil Polsek Purba mengamankan seorang terduga penulis tebak angka, Hendri Bangun (61).
Ini sesuai laporan polisi Nomor : LP/04/III/2020/Simal-Sek Purba tanggal 11 Maret 2020 dan saat itu, AKP B Pakpahan sebagai Kapolsek Purba yang kini bertugas di Polres Samosir.
Sejumlah barang bukti turut ditemukan, di antaranya, 1 unit handphone (HP) merk Nokia warna hitam, di mana folder kotak masuk dan terkirim berisikan angka tebakan jenis hongkong.
Selain itu diamankan 1 lembar kertas berisi rekap tulisan pengiriman omset angka tebakan jenis togel, 1 pulpen warna hijau, 1 lembar karbon warna biru dan 3 buah buku rumus tebakan angka jenis hongkong dan togel.
Saat diamankan dari warungnya di Simpang Naga Pane, Nagori Tongah, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Hendri Bangun mengaku, menyetorkan hasil penjualan tebak angka pada Harapan Sidauruk.
Kanit Reskrim Polsek Purba, Ipda Ivan Siregar saat dikonfirmasi melalui seluler, Senin (22/6/2020) sempat mengaku tidak ada disebutkan nama Harapan Sidauruk. “Di situ (Harapan Sidauruk) tidak ada disebutkan,” ucap perwira satu balok di pundaknya tersebut.
Usai dijelaskan jika di rilis tertera Hendri Bangun menyetorkan hasil penjualan tebak angka kepada Harapan Sidauruk, justru Ipda Ivan Siregar langsung menyarankan agar mengkonfirmasikan pada Humas Polres Simalungun. “Ke Humas lah. Kami gak berhak,” katanya.
Terpisah, Kapolsekta Tanah Jawa, AKP Syamsul melalui Kanit Reskrim, Iptu JW Saragih kepada wartawan via telepon seluler, Selasa (23/6/2020) mengaku baru kali ini ada mendengar informasi perjudian di Nagori Marihat Mayang.
“Nanti saya sampaikan pada anggota supaya dicek ke sana (Marihat Mayang) ya,” ujarnya. (Zai)


