Taput, Lintangnews.com | Rumah Kepala Desa (Kades) Sitampurung, Jonson Hutabarat di Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menjadi tempat lokasi transaksi pendistribusian gas elpiji 3 kg dari agen PT Tinorma beberapa waktu lalu mendapatkan sorotan publik.
Akhirnya inspeksi mendadak (sidak) dilakukan Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Marco Panggabean serta Kepala Bagian Perekonomian, Fajar Gultom, Rabu (10/9/2020).
Kedatangan tim dari Pemkab Taput disambut langsung Kades Sitampurung di rumahnya. Menurut Jonson, transaksi pendistribusian gas elpiji 3 kg dari agen PT Tinorma di rumahnya sudah terlaksana sebanyak 2 kali sebanyak 80 tabung.
Diakuinya, rumahnya bukan sebagai tempat pangkalan gas elpiji 3 kg yang dihunjuk PT Pertamina atau Pemkab Taput.
“Namun karena dibilang agen PT Tinorma kalau di Desa kami akan ada ijin pangkalan gas elpiji dari Pertamina, maka saya terima saja pendistribusian itu dari mereka,” terangnya.
Menanggapi hal itu, Fajar Gultom menuturkan, saat ini Pemkab Taput melalui Bagian Perekonomian turun langsung ke lapangan guna melakukan pembinaan kepada Kades Sitampurung.
“Kita menganjurkan dan memberikan dorongan agar bisa segera membentuk Bumdes untuk dijadikan sebagai pangkalan di Desa Sitampurung,” paparnya.
Pihaknya juga berharap pada Kades Sitampurung agar setiap pengecer di Desa itu jangan sampai ada yang menjual gas elpiji 3 kg melebihi harga di atas Rp 20.000.
“Jika nantinya ada informasi dari masyarakat kalau di Desa Sitampurung menjual lebih dari harga itu, maka Pemkab Taput tidak segan-segan memberikan tindakan tegas,” papar Fajar. (Pembela)


