Danlanal TBA dan Tim Monitoring Mabesal Kunjungi Asahan, Ini Tujuannya

Pertemuan antara Danlanal Tanjungbalai-Asahan (TBA) dengan Pemkab Asahan.

Asahan, Lintangnews.com | Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Tanjungbalai-Asahan (TBA) melakukan kunjungan ke Kabupaten Asahan dalam rangka pemaparan tim monitoring data geografi dan demografi spotmar Mabes TNI AL tentang program ketahanan pangan dan Kampung Bahari Nusantara (KBN).

Kunjungan tersebut bertempat di ruang mawar kantor Bupati Asahan, Selasa (23/11/2021).

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Asahan, John Hardi Nasution mewakili Bupati mengucapkan terima kasih kepada Danlanal TBA yang telah mencanangkan Desa Silo Baru, Kecamatan Silo Laut sebagai program KBN yang akan diselenggarakan di Kabupaten Asahan.

“Kami menyambut baik program ini, karena data geografi Asahan yang strategis dan berbatas langsung dengan Selat Malaka langsung ke luar negeri, yaitu Malaysia dan Singapura dan beberapa negara lainnya di jajaran Asean. Sehingga program ketahanan pangan dalam negeri (dalam daerah Kabupaten Asahan) terwujud dan mumpuni, maka peluang eksport pasar internasional terbuka lebar dan hal itu dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar John.

Demikian halnya tentang program KBN yang akan mampu nantinya menjadikan masyarakatnya sejahtera, apakah melalui program ekonomi mandiri, desa wisata bahari, dan sebagainya yang terpenting mampu mensejahterakan rakyat.

Dengan demikian Kabupaten Asahan akan dan semakin maju terdepan dalam mewujudkan program ketahanan pangan dan KBN.

“Kami harapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat mensinergikan program itu, sehinggat dapat menghasilkan program yang bersinergi guna membangun Asahan,” papar Sekda.

Spotmar Mabes TNI AL, Letkol Laut (E) Iwan Kusuma dalam paparannya menyampaikan, KBN adalah proyek yang dijalankan TNI AL di seluruh Indonesia.

Menurutnya, program KBN ini adalah sinergitas untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat antara kesehatan, edukasi, ekonomi, pertahanan dan pariwisata, sehingga masyarakat di pesisir dapat lebih sejahtera dengan program tersebut.

Iwan berharap, setelah nanti Desa Silo Baru diresmikan sebagai program KBN, seluruh masyarakat tetap menjaga ini dan mengembangkannya, sehingga program ini tetap berjalan.

“Saya harapkan program ini nantinya akan berkesinambungan, sehingga program terpadu itu dapat kita laksanakan dan yang paling penting adalah kesejahteraaan masyarakat,” tutup Iwan. (Heru)