Deli Serdang, Lintangnews.com | Fikar W Enda, salah seorang seniman asal Gayo Aceh Tengah bersama Sanggar Matahari Jakarta memperkenalkan kopi khas gayo di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, tepatnya di Pondok Wisata Mawar Rezeki Desa Durian, Sabtu (11/6/2022).
Kedatangan mereka dalam rangka Tour de Kopi Gayo Trans Sumatera. Fikar didampingi istri, Devie Matahari dan rombongan disambut pimpinan Pondok Wisata Mawar Rezeki, Sage dan Ketua Sanggar Siswo Langgeng Budoyo Deli Serdang., Agus Widodo.
Pada kesempatan itu, sembari menyeruput kopi gayo, para pengunjung dihibur dengan seni budaya Jawa, mantra kopi, puisi dan musikal yang ditampilkan Sanggar Matahari berkolaborasi dengan Sanggar Siswo Langgeng Budoyo Deli Serdang.
Fikar mengatakan kedatangan pihaknya untuk bersilaturahmi dalam rangka Tour de Kopi Gayo. Menurutnya, silaturahmi diisi dengan kesenian dan lebih indah sambil menikmati kopi gayo.
“Kedatangan kami untuk memperkenalkan kopi gayo yang mempunyai cita rasa dan aroma sudah cukup terkenal. Di Tanah Gayo, kopi ini bernama sengkewe. Dimana sengkewe ditanam harus ada media tanah ,air, angin (penyerbukan) dan fotosintesis (matahari), sehingga bisa hidup subur,” sebutnya.
Dia menyebutkan, tanaman kopi gayo ini terbesar di Asia Tenggara. Menurut Fikar, ada 106.000 hektar kopi gayo yang hidup subur di dataran Aceh Tengah.
Sementara itu, Agus Widodo mengucapkan terima kasih atas kehadiran Fikar dan Sanggar Matahari yang memperkenalkan kopi gayo dirangkai dengan berbagai pertujukan seni.
“Semoga dengan kunjungan dan sekaligus pertunjukan seni ini, kopi gayo dapat terus dicintai masyarakat,” papar Agus. (Idris)



