UPT P2KB P3A Pantai Labu dan Forkopimcam Bahas Penurunan Stunting

Kegiatan minilok yang berlangsung di Aula Kecamatan Pantai Labu.

Deli Serdang, Lintangnews.com | Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) membahas penurunan angka stunting di daerah itu.

Ini diketahui saat acara mini loka karya (minilok) yang berlangsung di aula Kecamatan, Senin (11/7/2022).

Kepala UPT P2KB P3A Pantai Labu, UM Susilawaty Syam diwakili Jumiati mengatakan, pihaknya melakukan minilok untuk membahas Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Menurutnya, ini merupakan pertemuan dalam rangka mengawal atau mengevaluasi pelaksanaan pendampingan keluarga.

Dari hasil pelaksanaan itu memantau pendampingan keluarga di Kecamatan dan membina agar terwujud 3 hal.

“Yakni tim keluarga yang terlatih dan terselenggaranya alat ukur aplikasi pengukuran untuk sasaran stunting. Dan tersedianya pelaksanaan prosedur operasional percepatan penurunan stunting,” kata Jumiati.

Camat Pantai Labu, Rahmad Azahar Siregar sebagai narasumber memaparkan, stunting sudah ada sejak tahun 2017, sehingga dihadapkan dengan penanganannya.

Dijelaskan, stunting adalah suatu kasus dimana anak-anak mengalami mall nutrisi yang mengakibatkan terjadinya gangguan pertumbuhan.

“Karena itu mari kita secara bersama-sama untuk melakukan pencegahan penurunan stunting melalui TPPS yang diketuai Camat,” ujarnya.

Narasumber lainnya, Beni L Bukit selaku Kepala Puskesmas (Kapus) Pantai Labu menuturkan, stunting ini merupakan program Indonesia dari Kementerian, sehingga mau tidak mau suka tidak suka harus dijalankan sesuai aturan yang ada.

Menurutnya, saat ini banyak anak Indonesia yang terpapar stunting. Beni menjelaskan, stunting adalah kondisi gagal tumbuh bagi anak balita akibat kekurangan gizi sejak dari 1.000 hari kehidupannya.

“Mengapa ada stunting? karena asupan gizi yang tidak lengkap, imunisasi kurang dan buruknya sanitasi. Karena itu kita sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah hendaknya dapat menyampaikan kepada masyarakat luas agar masalah stunting dapat diatasi,” tutupnya.

Hadir di kegiatan itu mewakili Polsek Pantai Labu, Kanit Intel, Aipda Asmadi Siregar, Kantor Urusan Agama (KUA) Pantai Labu, Ustadz Ramli dan Bidan Desa (Bindes). (Idris)