Ratusan Jemaat Hadiri KKR Paskah Bamagnas Tebingtinggi

Acara KKR Paskah yang dilaksanakan Bamagnas Tebingtinggi.

Tebingtinggi, Lintangnews.com | Paskah berbicara tentang kematian dan kebangkitan Yesus dari antara orang mati.

Sebab jika Yesus tidak mati, maka tidak akan ada kebangkitan. Karena melalui kebangkitan kematian dikalahkan.

Ini disampaikan Pdt Lobster Munthe dalam khotbahnya, Selasa (30/5/2023) malam di Hotel Amanda, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi.

“Yesus berkata tidak ada jalan yang lain.Yesus adalah Firman yang kita jalankan. Firman itu adalah dia. Yohannes 3, barang siapa yang percaya kepadaKu, maka dia akan diselamatkan. Kita butuh Roh Kudus,” ucap Pimpinan Sinode GKII itu.

Lobster menerangkan, kebangkitan Yesus Kristus merupakan tanda kekuasaan Allah atas dosa dan kematian, serta kasih Nya kepada manusia.

Menurutnya, Allah memberikan kesempatan bagi manusia untuk menerima keselamatan dan hidup abadi melalui kepercayaan pada Nya.

“Karena itu, perenungan kita atas upaya Allah membangkitkan Hamba Nya dan mengutus Nya adalah tentang pentingnya memahami rencana Allah dalam memberikan keselamatan dan mempercayai Nya sebagai satu-satunya jalan untuk hidup kekal,” tutup Lobster mengakhiri khotbahnya.

Sementara itu, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Tebingtinggi, Pdt Sunggu Sirait didampingi Ketua Panitia, Pdt E Nababan mengakui, kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama yang dipimpin oleh Roh Kudus kepada Bamagnas. “Hari ini penuh berkat,” ujarnya.

Pahala Sitorus didampingi Delvin Barus selaku Penasehat Bamagnas Kota Tebingtinggi mengucapkan selamat Hari Paskah, serta memohon dukungan doa dari seluruh umat Tuhan.

Kapolres Tebingringgi, AKBP Andreas Tampubolon diwakili Kompol P Panggaribuan didampingi AKP Berlin Tarigan menyampaikan, agar Bamagnas menjadi saluran berkat.

“Marilah ciptakan keamanan di lingkungan kita tinggal. Dukung lah kami dalam melayani masyarakat,” ajaknya.

Ratusan jemaat menghadiri Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Bamagnas Tebingtinggi itu diisi vokal grup maupun vokal solo dari GPI Jalan Pramuka dan tim pelayan yang dipandu GBI Jalan Sutoyo, GKII Jalan Lama dan denominasi gereja. (Purba)