Ada Penambahan Honorer di Pemkab Humbahas Tanpa Seleksi

Kepala BKD Pemkab Humbahas, Domu Lumbangaol.

Humbahas, Lintangnews.com | Bertambahnya pegawai honorer di lingkungan Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) menjadi sorotan media.

Pasalnya, penerimaan honorer hingga sampai saat ini belum ada dibuka oleh Pemkab Humbahas. Namun, wajah-wajah baru muncul di lingkungan Pemkab Humbahas, sehingga menjadi perbincangan.

Sesuai fakta di lapangan yang didapat awak media, Senin (21/1/2019) kemarin, adanya beberapa honorer yang bekerja di salah satu kantor. Namun ketika ditanya sudah berapa lama bekerja, jawabnya hanya 1 kata ‘sudah lama’. Dan ditanya kembali sudah berapa lama, jawabnya kembali seperti itu ‘sudah lama’. Ketika ditanya identitas atau namanya, honorer itu malah pergi begitu saja.

Salah seorang wartawan, Dedi Simbolon yang sering melakukan peliputan di lingkunga Pemkab Humbahas, bingung karena dirinya merasa adanya wajah-wajah baru tenaga honorer.

“Saya bingung, masa katanya sudah lama disini. Sementara saya hampir tiap hari ke kantor ini belum pernah mlihat wajah itu. Lagian ditanya berapa lama, jawabnya sudah lama, jadi bingung kita,” terang Dedi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Humbahas, Domu Lumbangaol yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (22/1/2019) mengaku tidak tahu adanya bertambah honorer.

“Sampai saat ini kita tidak ada menerima honorer dan untuk apa diseleksi. Lagian saya tidak mengetahui hal itu. Nanti akan kita surati melalui Sekretaris Daerah, supaya semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) melaporkan, siapa yang mengeluarkan SK pengangkatannya dan dari mana gajinya, serta bagaimana kaitannya dengan beban kerja. Ini supaya dijelaskan setiap OPD. Karena saya tidak tau penerimaan itu dan akan kita surati semua OPD,” terang Domu.

Mengenai langkah yang akan diambil BKD dengan adanya penambahan honorer baru, Domu menjawab akan tertibkan dan mengevaluasi kembali.

“Ini lah yang akan kita tertibkan dan evaluasi, bukan hanya Satpol PP,yang namanya tenaga honorer. Jika pun nantinya itu dikatakan tenaga kontrak, siapa yang membuat perjanjian kerjanya, antara siapa dengan siapa kontraknya, itu yang perlu kita ketahui.Hingga saat ini saya tidak mengetahui adanya tenaga-tenaga baru karena tiak ada dilapor OPD yang menerima,” sebut Domu.

Direncanakan, pihaknya akan menyurati OPD dan ditandatangani langsung oleh Sekda. Ini agar semua OPD melaporkan tenaga honorer yang ada di kantornya masing masing. “Nanti dibuat formulirnya yang akan diisi dan kita pertanyakan semuanya,” tandas Domu. (akim)