Aliansi Mahasiswa Apresiasi Polres Siantar dalam Pengamanan Demonstran

Mahasiswa dan Kapolres Siantar.

Siantar, Lintangnews.com | Kapolres Siantar, AKBP Heribertus Ompusunggu audiensi dengan Aliansi Mahasiswa Siantar Simalungun (AMSS) di Mako Polres.

Ini terkait pengamanan pihak Kepolisian saat unjuk rasa AMSS pada pelantikan anggota DPRD Siantar, Senin (2/9/2019).

Audiensi yang digelar Kapolres pada Selasa (3/9/2019) sore itu turut dihadiri, Ketua AMSS, terdiri dari Mahasiswa PMKRI, GMKI, PMII, KUPIKIR dan GAMPAR, didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Intelkam, Kasat Res Narkoba, Kasat Sbhara, Kasat Binmas dan Kasi Propam.

AKBP Heribertus mengapresiasi para mahasiswa yang menggelar unjuk rasa,  Senin (2/9/2019), saat pelantikan anggota DPRD Siantar.

“Saya mengapresiasi karena unjuk rasa dilakukan adik-adik mahasiswa berjalan dengan baik. Sekalipun ada gesekan itu tidak terlalu signifikan,” kata AKBP Heribertus.

Kapolres juga menyebutkan, maksud dan tujuan bahasa tentang ‘tidak beradap’ dirinya menjelaskan artinya ‘tidak mempunyai sopan santun’.

Lanjutnya, itu menunjukan perkembangan nanti ke depan, baik dari Kepolisian maupun dari mahasiswa untuk melaksanakan demontrasi harus tetap berkoordinasi baik. Sehingga tujuan mahasiswa menyampaikan aspirasi dapat terealisasi dengan baik, begitu juga Kepolisian dalam pengamanan tetap sesuai Standard Operational Procedural (SOP).

“Dalam pengamanan demonstran kedepan personil Polres Siantar tetap berkodinasi agar tidak terjadi di luar dari SOP,” ucap AKBP Heribertus.

“Saya beserta seluruh jajaran Polres Siantar akan berusaha ke depan lebih baik lagi dan menjaga kondusifitas,” tambah AKBP Heribertus.

Sementara Gading Simangunsong selaku Koordinator Aksi mengatakan, aksi yang terjadi, pada Senin (2/9/19) itu adalah hal yang biasa dalam unjuk rasa.

“Siapapun dapat tersulut emosinya dan hal itu tidak ada yang begitu serius untuk ditanggapi,” ketus Gading.

Ia juga mengatakan, tindakan Polri dalam pengamanan para demonstrasi beritikad baik.

“Dalam pelaksanaannya kami saling mengkoreksi, berkordinasi dan bermitra. Tidak ada lagi tindakan referensif atau kekerasan Polri,” lanjutnya.

Dalam hal ini pihaknya mengapresiasi Polres Siantar, sehingga kedepannya tidak ada lagi yang perlu dipelintir untuk menyita perhatian semua pihak. (Irfan)