Anak Muda Perdagangan Kembali Aksi Sampaikan Aspirasi Terkait Masalah Debu

Aksi para anak muda di Perdagangan menyoroti masalah debu

Simalungun, Lintangnews.com | Permasalahan debu di Kota Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun semakin mencuri perhatian masyarakat.

Masyarakat mulai mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam mengatasi persoalan debu di Perdagangan. Pasalnya, masyarakat mulai resah, karena debu semakin tebal, namun tidak ada solusi yang tegas dan jelas dari pemerintah untuk menjawab keresahan itu.

Hal ini mendorong anak muda Perdagangan untuk menyampaikan aspirasi tertulis terkait dengan permasalahan debu di daerah itu, Jumat (19/6/2020).

Penyampaian aspirasi tertulis ini diprakarsai komunitas dari Ngocehin Perda, Repoeblik Tjendol, Dadakan Infinity, Indieroom dan KUPPAS. Aksi ini memperingatkan pemerintah untuk benar-benar serius dalam mengatasi masalah debu di Perdagangan.

Aksi spontanitas yang dilakukan para anak muda Perdagangan.

Koordinator Aksi, Rwanda Arif Khi menyampaikan, dalam pelaksanaan aksi itu, pihaknya melihat langsung truk-truk mengangkut pasir basah dan air berjatuhan ke badan jalan. Ini terus menumpuk dan ketika jalanan kering, maka ini akan menjadi debu.

“Ini yang kami yakini sebagai sumber utama permasalahan debu.Aksi ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap Kota Perdagangan. Masyarakat sudah jengah dengan debu itu. Kmi menilai, pemerintah tidak benar-benar serius dalam menangani permasalahan debu di Perdagangan,” papar kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ini.

Aksi dilakukan dengan berjalan kaki dari Pasar I sampai dengan pusat Kota Perdagangan. Lalu berhenti sejenak seraya membentangkan poster-poster benada satire tentang debu. Dilanjutkan dengan berjalan kembali menuju Jembatan Bah Bolon yang merupakan salah satu ikon Kota Perdagangan.

Diketahui Perdagangan juga merupakan sentral aktivitas perekonomian dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Simalungun. Ini membuat jalanan dikota perdagangan selalu ramai dikunjungi untuk melakukan aktivitas perekonomian. (Red)